Bogor, LingkarJabar – Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa kembali digelar di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, kamis (28/10/2026), tidak hanya menawarkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.
Bagi warga yang datang langsung, manfaatnya juga terasa dari kemudahan mendapatkan bahan pangan lebih dekat dari tempat tinggal.
Selisih harga pada satu komoditas mungkin terlihat kecil. Namun ketika warga membeli beras, minyak goreng, gula, terigu, ayam dan kebutuhan dapur lainnya dalam waktu bersamaan, penghematan yang didapat tetap terasa.
Kondisi tersebut membuat sejumlah warga berharap kegiatan pangan murah seperti ini bisa lebih rutin dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak wilayah di kecamatan Cigombong
Warga Ingin GPM Lebih Sering Hadir
Antusiasme masyarakat di kecamatan Cigombong menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap pangan dengan harga terjangkau masih cukup tinggi.
Kehadiran GPM di tingkat kecamatan juga memberikan kemudahan karena warga tidak perlu pergi terlalu jauh untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat.
Camat Cigombong, R.E Irwan Somantri, sebelumnya menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bukan hanya soal menyediakan komoditas dengan harga lebih murah.
“Melalui GPM ini kami ingin menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mengedukasi tentang B2SA,” ujarnya
B2SA merupakan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman yang terus didorong kepada masyarakat.
Tidak Sekadar Menjual Pangan Murah
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Berbagai komoditas biasanya tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, hingga kebutuhan pangan lainnya.
Lanjut Camat Cigombong, program tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar penjualan bahan pokok.
“Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar program distribusi bahan pokok, tetapi juga wujud kepedulian kami terhadap kesejahteraan masyarakat. Pemerintah kabupaten Bogor ingin memastikan setiap warga Kabupaten Bogor dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” paparnya






