Sukabumi, Lingkar Jabar — Kasus dugaan penyalahgunaan dana desa di Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, terus bergulir dan kini memasuki tahap pendalaman oleh pihak kejaksaan. Pernyataan terbaru dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa proses masih berjalan, dengan fokus pada pengumpulan fakta dan dokumen untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat.
“Sejauh ini masih berjalan, sedang dicari fakta dan dokumen terkait keterlibatan siapa dalam permasalahan tersebut,” ujar pihak kejaksaan saat dikonfirmasi awakmedia.
Kasus ini mencuat setelah pengakuan Kepala Desa Ciheulang Tonggoh, Mulyadi, yang menyebut dana desa ratusan juta rupiah diduga dibawa kabur oleh bendahara desa. Ironisnya, menurut mulyadi, bendahara tersebut telah menjalani pemeriksaan dalam perkara dugaan korupsi di Kejaksaan Negeri Cibadak.
Pengakuan Mulyadi kepada media sebelumnya memantik tanda tanya besar publik. Ia mengaku terkejut atas dugaan penyalahgunaan dana yang selama ini berada di bawah kendali bendahara. Menurutnya, ia telah memberikan kepercayaan penuh dalam pengelolaan keuangan desa, sementara dirinya berperan dalam pengawasan.
Namun, pernyataan tersebut justru memicu kritik. Sejumlah pihak mempertanyakan sejauh mana fungsi pengawasan kepala desa dijalankan, mengingat dana desa yang dikelola bukanlah jumlah kecil dan memiliki mekanisme pertanggungjawaban yang ketat.
Kasus ini tidak hanya menyoroti dugaan tindakan individu, tetapi juga membuka potensi kelalaian sistemik dalam tata kelola keuangan desa. Transparansi, akuntabilitas, dan kontrol internal kini menjadi sorotan utama, terutama di tengah meningkatnya anggaran dana desa setiap tahunnya.
Kejaksaan belum merinci nilai pasti kerugian negara maupun pihak lain yang berpotensi terlibat. Namun, langkah penelusuran dokumen dan pemeriksaan saksi dipastikan akan terus berlanjut dalam waktu dekat.
Publik kini menanti, apakah kasus ini akan berhenti pada satu nama, atau justru mengungkap jaringan tanggung jawab yang lebih luas di balik pengelolaan dana desa di Ciheulang Tonggoh.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Cihelang Tongoh belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan oleh pihak media. Upaya menghubungi melalui berbagai saluran komunikasi masih belum membuahkan hasil.






