BANJAR, LingkarJabar — Menjelang Hari Raya Idulfitri, Polres Banjar meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar serta mencegah praktik kecurangan yang merugikan warga.
Selain menggelar gerakan pasar murah bersama Pemerintah Kota Banjar, jajaran kepolisian juga turun langsung ke lapangan guna memantau kondisi distribusi dan harga sembako. Pengawasan ini difokuskan pada upaya mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar serta potensi penimbunan bahan pokok oleh oknum tertentu.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantro, mengatakan bahwa hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi pasar masih relatif stabil. Ketersediaan bahan pokok dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
“Monitoring terus kami lakukan untuk memastikan ketersediaan sembako dan mengantisipasi kenaikan harga. Secara umum kondisi masih normal dan stok bahan pokok tersedia,” ujar Didi kepada awak media.Selasa (17/3/2026).
Meski demikian, pihaknya tetap mewaspadai potensi gangguan distribusi maupun spekulasi harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. Ia menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir praktik penimbunan sembako yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran.
“Kalau ada warga atau pelaku usaha yang terbukti melakukan penimbunan, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Kami akan lakukan pemanggilan dan pemeriksaan untuk mengetahui motifnya,” tegasnya.
Menurutnya, tindakan penegakan hukum menjadi langkah penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Tidak hanya itu, Polres Banjar juga menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memperkuat pengawasan di tingkat distribusi dan pasar. Koordinasi lintas sektor ini dinilai penting agar pengendalian harga dan stok dapat dilakukan secara optimal.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar pengawasan berjalan maksimal, sehingga masyarakat tidak dirugikan,” tambahnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Polres Banjar berharap situasi pasar tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalani ibadah serta merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa dibebani lonjakan harga kebutuhan pokok. (Joha n Wijaya)






