BANJAR, LingkarJabar – DPC PDI Perjuangan Kota Banjar mulai memanaskan mesin politik partai melalui pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di empat kecamatan, Rabu (28/1/2026). Agenda ini menjadi penanda dimulainya konsolidasi internal partai guna memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Nana Suryana, mengatakan Musancab bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian penting dari strategi penataan kekuatan partai secara berjenjang.
“Musancab ini merupakan rangkaian konsolidasi organisasi. Setelah Kongres, Konferensi Daerah, dan Konferensi Cabang, kini kita masuk pada pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan,” ujar Nana di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Jalan Brigjen M. Isa, Kecamatan Purwaharja.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Musancab di Kota Banjar dijadwalkan pada 28 Januari 2026 dan digelar serentak di Kecamatan Purwaharja, Pataruman, Banjar, dan Langensari. Kecamatan Purwaharja menjadi wilayah pertama yang telah menyelesaikan Musancab sekaligus menetapkan kepengurusan baru Pimpinan Anak Cabang (PAC) periode 2026–2031.
“Musancab di Purwaharja berjalan lancar dan kondusif. Seluruh unsur organisasi hadir, mulai dari KSB ranting hingga PAC lama yang telah demisioner. Ini menunjukkan soliditas dan kedewasaan kader,” katanya.
Selanjutnya, Musancab akan berlanjut ke Kecamatan Pataruman, kemudian Kecamatan Banjar, dan ditutup di Kecamatan Langensari. Seluruh rangkaian ditargetkan rampung dalam satu hari sebagai wujud disiplin dan efektivitas organisasi.
Nana menegaskan, konsolidasi tersebut merupakan instruksi langsung dari DPP dan DPD PDI Perjuangan untuk memperkuat struktur partai dari tingkat pusat hingga anak ranting di lingkungan RW.
“Struktur yang kuat menjadi fondasi utama kekuatan politik partai. Melalui konsolidasi ini, kami memastikan seluruh kader bergerak dengan satu visi, satu misi, dan satu garis perjuangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan struktur harus sejalan dengan konsolidasi ideologi. PDI Perjuangan, kata Nana, tetap berkomitmen berpihak dan hadir di tengah-tengah rakyat.
“Perjuangan partai adalah bersama rakyat. Konsolidasi ini bertujuan membumikan nilai dan program partai agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Johan Wijaya)






