SUKABUMI, LingkarJabar – Warga Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas dan tanpa kepala di aliran Sungai Curug Darismin, Kampung Cikeresek, Desa Purwasedar, Kamis (8/1/2026) malam.
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB oleh dua warga setempat, Saepul Rohman (43) dan Ikoh (52), saat tengah mencari ikan menggunakan lampu kepala. Keduanya melihat tubuh manusia dalam posisi telungkup di tengah aliran sungai.
Petugas di lokasi menyebutkan, korban ditemukan tanpa busana dan dalam kondisi tubuh yang sudah rusak. Bagian kepala korban tidak ditemukan di lokasi kejadian.
Usai penemuan tersebut, para saksi segera melapor kepada warga dan aparat desa setempat. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Ciracap untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal petugas Puskesmas Ciracap, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hari sebelum ditemukan. Kerusakan pada tubuh korban diduga akibat lamanya terendam air serta benturan dengan bebatuan sungai. Namun, penyebab terputusnya kepala korban masih belum dapat dipastikan.
Sungai Curug Darismin memiliki lebar sekitar dua meter dengan aliran berbatu dan berasal dari sungai kecil di wilayah Cikeresek. Lokasi tersebut diketahui kerap dimanfaatkan warga untuk mencari ikan, terutama pada malam hari.
Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari menerima laporan, olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga koordinasi dengan Puskesmas Ciracap, Pemerintah Desa Purwasedar, serta Satreskrim Polres Sukabumi.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Setukpa Polri untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Kepala Desa Purwasedar, Defi, mengatakan hingga kini belum ada laporan warga yang kehilangan anggota keluarga.
“Kondisi jenazah yang tidak utuh turut menyulitkan proses identifikasi,” cetusnya.
Polisi menduga sementara kasus ini berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan. Hingga saat ini, potongan kepala korban belum ditemukan dan proses penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor kepada pihak berwajib. (Wahidin)






