BANJAR, LingkarJabar – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Batulawang, Lingkungan Tanjungsukur, RT 01 RW 17, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di RSUD Kota Banjar, Jawa Barat.
Korban diketahui bernama Tati Rohayati (43), warga Blok Kampung Baru RT 04 RW 17, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi Z-3573-YT sambil membonceng putranya, Firza Ramadhan (10).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tati saat itu tengah mengantarkan putranya untuk mengikuti kegiatan mengaji di Masjid Suhada. Namun nahas, perjalanan keduanya berakhir dengan kecelakaan di ruas Jalan Raya Batulawang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rifqi Faturrohman, menjelaskan kecelakaan bermula ketika kendaraan Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi Z-8323-UO yang dikemudikan Muhamad Alwi Sanjaya (22), warga Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, melaju dari arah selatan menuju utara.
Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai korban. Kedua kendaraan diketahui melaju pada jalur dan arah yang sama.
“Kendaraan truk datang dari arah selatan menuju utara. Sewaktu di TKP, truk menabrak bagian belakang sepeda motor Honda Scoopy yang datang dari arah yang sama,” ujar Ipda Rifqi.
Akibat benturan tersebut, Tati mengalami luka serius pada bagian kepala serta luka robek di bagian kening. Korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski sempat menjalani perawatan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Tati Rohayati dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.59 WIB.
Sementara itu, Firza Ramadhan yang turut berada di atas sepeda motor dilaporkan selamat. Hingga saat ini tidak ada laporan mengenai luka berat yang dialami bocah berusia 10 tahun tersebut.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan itu juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat. Berdasarkan data kepolisian, kerugian materi akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 juta.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Banjar. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polisi mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
(Johan Wijaya)






