BANJAR, LingkarJabar – Di balik wajah Kota Banjar yang bersih dan tertata, terdapat kerja tanpa sorotan dari para petugas kebersihan. Salah satunya Indra Memet, yang dengan penuh dedikasi menjalankan tugas mengangkut sampah, bahkan hingga larut malam.
Setiap hari, Indra menyusuri berbagai sudut kota, mulai dari kawasan permukiman hingga pusat aktivitas masyarakat. Ia memastikan sampah dapat terangkut tepat waktu agar tidak menimbulkan bau tak sedap maupun ancaman gangguan kesehatan bagi warga.
Tantangan dalam pekerjaan ini tidak sedikit. Pada waktu-waktu tertentu, volume sampah meningkat drastis sehingga memaksa Indra dan rekan-rekannya bekerja melebihi jam tugas. Meski demikian, ia tetap menjalani pekerjaannya dengan ikhlas sebagai bentuk tanggung jawab.
“Mengangkut sampah ini sudah menjadi tugas saya. Walaupun capek dan harus sampai malam, yang penting sampah bisa terangkut dan lingkungan tetap bersih,” ujar Indra saat ditemui di sela aktivitasnya, Selasa (6/1/2016).
Menurut Indra, peran petugas kebersihan sangat vital dalam menjaga wajah kota. Keterlambatan pengangkutan sampah sedikit saja dapat berdampak besar, mulai dari bau menyengat hingga potensi penyebaran penyakit. Karena itu, ia selalu berupaya bekerja maksimal demi kenyamanan masyarakat.
Meski jarang mendapat perhatian, Indra mengaku bangga dengan profesinya. Baginya, menjadi bagian dari garda terdepan penjaga kebersihan kota merupakan sebuah kehormatan.
“Kalau lihat jalanan bersih dan warga nyaman, rasa capek langsung hilang,” katanya sambil tersenyum.
Selain tenaga fisik, pekerjaan petugas kebersihan juga menuntut kesabaran dan kepedulian tinggi. Indra berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta menghargai kerja petugas di lapangan.
Dedikasi Indra Memet mencerminkan kerja sunyi para pejuang kebersihan yang kerap luput dari perhatian. Meski bekerja di balik layar, peran mereka sangat besar dalam menciptakan Kota Banjar yang bersih, sehat, dan layak huni. (Johan Wijaya)






