Berita  

Sekdes Mulyasari Klarifikasi Kasus Dela Safitri, Bocah 9 Tahun yang Disebut Tak Dapat Perhatian Pendidikan

Sekdes Mulyasari Klarifikasi Kasus Dela Safitri, Bocah 9 Tahun yang Disebut Tak Dapat Perhatian Pendidikan. Foto: Johan Wijaya/LJ

BANJAR, LingkarJabar – Ramai diberitakan sebelumnya, seorang bocah bernama Dela Safitri (9) asal Dusun Rancakole, RT 007/002, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, disebut-sebut tak mendapat perhatian pendidikan dari pemerintah desa. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Desa (Sekdes) Mulyasari, Ari, memberikan klarifikasi.

Ari menegaskan bahwa tudingan pemerintah desa abai dalam menyalurkan bantuan pendidikan tidak sesuai fakta. Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan bagi siswa tidak mampu sepenuhnya didasarkan pada data resmi yang masuk melalui sekolah maupun perangkat wilayah seperti kepala dusun, ketua RW, dan RT.

“Memang ada alokasi Dana Desa untuk mendukung siswa kurang mampu. Namun, bagaimana kami bisa menyalurkan bila datanya tidak ada? Untuk kasus Dela, sama sekali tidak ada informasi yang kami terima, baik dari sekolah maupun perangkat wilayah,” kata Ari saat ditemui di Kantor Desa Mulyasari, Rabu 01 Oktober 2025.

Lebih lanjut, Ari memaparkan bahwa Dela kerap dibawa sang ayah ke Jakarta. Kondisi ini diduga membuat pihak sekolah maupun perangkat setempat beranggapan Dela berdomisili di luar Banjar. Akibatnya, nama Dela tidak tercatat dalam basis data resmi desa.

Meski demikian, setelah pemberitaan mengenai Dela muncul ke publik, pihak desa segera mengambil langkah. “Sekarang Dela sudah resmi tercatat sebagai warga Desa Mulyasari dan terdaftar sebagai siswa SDN 1 Rancakole. Semua kebutuhan sekolahnya pun telah dipenuhi,” jelas Ari.

Ari juga menekankan bahwa keluarga Dela bukan tanpa perhatian. Sang kakek tercatat sudah lama menjadi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dengan adanya klarifikasi ini, ia berharap masyarakat dapat melihat persoalan secara lebih objektif dan pemberitaan yang beredar bisa lebih berimbang serta berlandaskan data yang akurat.

“Kami ingin meluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Pemerintah desa berkomitmen memberikan perhatian terhadap warganya, terutama yang membutuhkan,” tegas Ari.

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

IMGSTOCK

Hosting Gambar

Mahjong Ways Jadi Contoh Perpaduan Budaya Tradisional dan Teknologi Game Modern

Gates of Olympus Menampilkan Dunia Para Dewa dengan Konsep Visual yang Khas

Fortune Dragon Mengangkat Simbol Naga dalam Permainan Digital Bertema Asia

Sweet Bonanza Memperlihatkan Cara Desain Warna Membangun Identitas Sebuah Game

Mahjong Ways 2 Hadirkan Pengalaman Visual Berbeda Lewat Animasi Simbol Emas

Aztec Gems Mengajak Pemain Mengenal Nuansa Peradaban Kuno dalam Game Digital

Fortune Tiger dan Tren Karakter Hewan yang Banyak Digunakan dalam Game Mobile

The Dog House Menghadirkan Tema Hewan Peliharaan dengan Animasi Penuh Warna

Dragon Hatch Menggabungkan Unsur Petualangan dan Fantasi dalam Satu Dunia Game

Dari Mahjong Ways hingga Starlight Princess, Desain Game Mobile Semakin Beragam