BANJAR, LingkarJabar – Gelaran Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Jeluka Competition tahun 2025 tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi pelajar SMP dan SMA se-Jawa Barat serta Jawa Tengah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjar.
Kegiatan yang digelar selama dua hari ini berhasil menarik ratusan peserta, official, serta penonton dari luar daerah. Kehadiran mereka menjadi peluang tersendiri bagi para pedagang lokal, terutama di sektor kuliner dan produk kerajinan.
Salah satu pelaku UMKM, Siti Maryam, mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, sejak pagi pembeli tidak putus. Banyak yang penasaran dengan jajanan khas Banjar. Omzet bisa naik dua kali lipat dibanding hari biasa,” ungkapnya dengan senyum puas. Minggu 28 September 2025.
Hal senada disampaikan Ujang Rahmat, penjual minuman segar. Ia menyebut event LKBB membuat suasana sekitar arena lomba lebih hidup.
“Ramai sekali, kami para pedagang sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini rutin digelar di Banjar,” katanya.
Pemerintah Kelurahan Banjar pun menilai kegiatan LKBB Jeluka Competition bukan hanya sukses dalam pelaksanaan, tetapi juga berperan memperkenalkan produk lokal kepada khalayak yang lebih luas.
“Ini momentum yang baik. Selain menjadi kebanggaan dalam prestasi, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi masyarakat,” ujar Lurah Banjar Sukmana.
Dengan adanya multiplier effect dari kegiatan ini, UMKM Banjar diharapkan terus berkembang dan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat.






