BANJAR, LingkarJabar – Derasnya hujan dua hari terakhir di Kota Banjar membawa petaka. Tembok Penahan Tebing (TPT) Sungai Cibodas jebol diterjang derasnya arus, Jumat 19 September 2025 malam, hingga dua rumah warga di bantaran sungai nyaris ambruk.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.29 WIB, tepat di belakang TPS Cibodas, Lingkungan Babakansari, RT 01/RW 09, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman. Tebing yang ambrol akibat tergerus arus deras itu kini mengancam dua rumah warga yang berdiri tak jauh dari lokasi.
Dua rumah tersebut masing-masing milik Samno dan Arip Saepudin. Keduanya dihuni oleh enam jiwa yang kini hidup dalam kecemasan, karena posisi bangunan berada di bibir longsoran.
“Kami khawatir kalau hujan turun lagi, rumah bisa ikut ambruk. Setiap malam kami tidak bisa tidur nyenyak,” ungkap Samno, salah satu pemilik rumah yang terancam longsor.
Semetara itu Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjar, Asep Setiadi membenarkan bahwa anggotanya menerima laporan dari warga dan segera turun ke lokasi bersama Damkar Kota Banjar termasuk aparat Kelurahan Pataruman.
Selain melakukan pengecekan, petugas BPBD juga melakukan assessment sekaligus pemantauan kondisi tebing guna mencegah risiko longsor susulan.
“Pasca kejadian tersebut kami terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk langkah penanganan lebih lanjut,” ucap Asep Setiadi, ketika di temui di kantor tempat ia bertugas, Senin 22 September 2025.
Selain itu pihak BPBD juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Cibodas agar tetap waspada, mengingat curah hujan di Kota Banjar masih tinggi dan potensi longsor susulan bisa terjadi kapan saja.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperkuat kembali tebing sungai. Bagi mereka, lebih dari sekadar bangunan yang terancam, ada harapan dan rasa aman keluarga yang kini dipertaruhkan.






