Berita  

Geri Garyadina Mauluddin: Pemilu Berintegritas Butuh Pengawasan yang Kuat dan Partisipatif

Dosen Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Geri Garyadina Maulidin. Foto: Ist/LJ

BANJAR, LingkarJabar – Dosen Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Geri Garyadina Mauluddin, menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan pengawas pemilu dan pengawasan partisipatif sebagai pilar utama menjaga integritas demokrasi.

Menurutnya, pengawasan pemilu berfungsi mencegah kecurangan, menumbuhkan kepercayaan publik, serta memastikan proses demokrasi berjalan adil dan transparan. Namun, sejumlah tantangan seperti politik uang, rendahnya partisipasi masyarakat, disinformasi, hingga tekanan politik masih menjadi hambatan.

“Lembaga pengawas harus kuat, independen, dan kredibel. Selain itu, partisipasi masyarakat melalui edukasi, kemitraan dengan perguruan tinggi, ormas, media, serta pemanfaatan teknologi pengawasan sangat diperlukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, roadmap strategis penguatan pengawasan meliputi jangka pendek berupa sosialisasi dan kampanye publik, jangka menengah dengan penguatan regulasi dan kolaborasi, serta jangka panjang menuju lembaga pengawas mandiri dan budaya demokrasi partisipatif.

“Harapan publik jelas: pemilu yang berintegritas, dipercaya masyarakat, serta lembaga pengawas yang profesional dan adaptif,” tegas Geri.

Lebih lanjut, ia merekomendasikan langkah konkret untuk memperkuat pengawasan pemilu.

“Penguatan anggaran pengawasan, dorongan sinergi multipihak, serta pengembangan sistem pelaporan yang transparan dan akuntabel adalah kunci mewujudkan pengawasan pemilu yang lebih kuat,” pungkasnya. (Johan Wijaya)