BOGOR, LingkarJabar – Masyarakat Lengkong dan Ciwaluh Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat merasa senang dan Sumringah setelah 11 tahun penantian ingin jalan kewilayahnya dibangun akhirnya direalisasikan oleh pemerintah desa Wates Jaya dengan menggunakan Bantuan Keuangan (Bankeu) tahun 2025.
Sayuti salah seorang warga Lengkong mengucapkan alhamdulilah setelah 11 tahun penantian warga ingin jalan di hotmik akhirnya terkabul.setelah pemerintah desa merealisasikan pembangunan jalan tersebut dengan pengaspalan (Hotmik)
“Alhamdulilah pemerintah Desa Wates Jaya telah merealisasikan pembangunan hotmik jalan Lengkong setelah 11 tahun penantian warga,” ucapnya.
Sebelumnya, kata dia, kalau kondisi jalan Lengkong tersebut selain terjal. Jalan tersebut pun beton, jadi kalau hujan turun kondisi jalan tersebut licin berlumut dan tak sedikit tamu dari luar jatuh.
“Kalau warga akan bepergian saat kondisi hujan, mereka tidak berani melewati jalan tersebut selain kondisinya licin, jalan tersebut pun sangat curam dan menanjak. Tapi alhamdulilah jalan tersebut akhirnya sekarang sudah dibangun menggunakan Hotmik,” tuturnya.
Sayuti juga menjelaskan, kalau wilayah Lengkong merupakan salah satu Destinasi wisata yang ada di desa Wates Jaya.jadi setiap hari libur banyak sekali tamu yang berkunjung ke kampung Lengkong.tentnya dengan di hotmik jalan ini. akan membawa dampak positive untuk perkembangan wisata lengkong.
“Dengan di hotmiknya jalan tersebut membuat masyarakat Lengkong merasa senang. Dan pembanguan jalan ini juga membawa dampak yang positive para pengunjung yang mau wisata ke Lengkong.” paparnya
Sementara itu, Kepala Desa Wates Jaya, Rudi Irawan saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan dengan adanya Bantuan Keuangan “Bankeu” tahun 2025 Desa Wates Jaya tahap 1 sudah direalisasikan untuk pembangunan jalan Lengkong dengan pengaspalan (Hotmik) kurang lebih 1.100 x 2,5 x 0,03.
“Pelaksanaan pengaspalan sendiri sudah dilaksanakan sejak Kamis hingga Minggu 24 Agustus 2025 yang pekerjaanya sudah mencapai 90 persen. Selain pengaspalan jalan untuk anggaran Bantuan Keuangan tahun 2025 ini kita anggarkan juga untuk pembangunan TPT,” jelasnya.
“Untuk pengawasan pekerjaan dilapangan saya telah meyerahkan kepada TPK dan warga setempat, jadi selain mempekerjakan warga setempat, kita juga libatkan dalam pengawasannya secara langsung. Secara otomatis kita juga sudah bisa membantu warga menambah penghasilan ditengah kondisi perekonomian masyarakat yang sedang sulit,” ungkap Rudi Irawan.
Rudiberharap kedepannya pembangunan jalan Lengkong ini bisa menjadi solusi warga dalam melakukan aktifitas sehari hari.dan perkembangan wisata di Lengkong bisa maju karena infrastruktur yang sudah bagus.
“Saya minta jalan yang sudah dibangun ini untuk di rawat dengan baik agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” tandasnya. (IY)






