Perkenalkan Sekolah Kepada Siswa Didik Baru, SMK Nuansa Bogor Gelar MPLS

BOGOR, LingkarJabar – Dalam rangka menyambut siswa siswi baru tahun ajaran 2025 – 2026, SMK Nuansa Bogor, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Sebanyak 366 siswa siswi mengikuti kegiatan MPLS yang dilaksanakan oleh pihak sekolah ini dengan penuh semangat dan kegiatan MPLS akan dilaksanakan selama 5 hari mulai hari ini Senin 14 sampai 18 Juli 2025.

Ketua Panitia, Beni Setiawan mengatakan bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh sekolah menjelang siswa siswi mengikuti pelajaran.

“Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diperlukan dalam rangka penerimaan siswa baru di sekolah untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional,” ujarnya.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, kata Beni, adalah kegiatan pertama masuk Sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur (budaya) sekolah.

“Pelaksanaan MPLS bagi siswa baru dilakukan dalam bentuk kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang nyaman bagi mereka,” katanya.

Ketentuan penyelenggaraan MPLS diatur secara khusus dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.

Diantara tujuan MPLS adalah :

Mengenali potensi diri siswa baru.
Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah.
Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru.
Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya.
Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong pada diri siswa

Lebih lanjut Beni mengatakan, walaupun Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah mengeluarkan Keputusan Pergub nomor : 463,1/ Kep.323 – Disdik/2025 tentang Tehnik Pencegahan Anak Putus Sekolah jenjang menengah di wilayah propinsi Jawa Barat dengan calon murid atau siswa baru ditempatkan kepada satuan pendidikan maksimal 50 orang untuk sekolah negeri.tidak begitu membawa dampak bagi sekolah SMK Nuansa dan alhamdulilah SMK Nuansa Bogor masih bisa menjadi salah satu sekolah Favorit yang diminati oleh siswi siswi bahkan tahun ini naik sekitar 20 persen.

Beni berharap keberadaan SMK Nuansa Bogor ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan dan kemajuan dunia pendidikan di kabupaten Bogor khususnya dan propinsi Jawa barat pada umumnya.(Iy)