PANGANDARAN, LingkarJabar — Kunjungan wisatawan ke objek wisata Citumang Body Rafting, Kabupaten Pangandaran, mengalami lonjakan signifikan selama libur Natal 2025. Peningkatan jumlah pengunjung tercatat sejak Rabu hingga Jumat, 24–26 Desember 2025, seiring tingginya minat wisatawan terhadap wisata alam dan aktivitas petualangan air.
Supervisor Citumang Body Rafting, Edi Riadi, mengatakan tren kenaikan pengunjung sudah mulai terlihat sejak awal masa liburan. Pada Rabu (24/12/2025), jumlah wisatawan yang datang tercatat sebanyak 444 orang. Angka tersebut melonjak drastis pada Kamis (25/12/2025) dengan total kunjungan mencapai 973 wisatawan. Sementara pada Jumat (26/12/2025), jumlah pengunjung tercatat 474 orang.
Menurut Edi, lonjakan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru merupakan pola yang rutin terjadi setiap tahun. Citumang Body Rafting tetap menjadi destinasi favorit karena menawarkan panorama alam yang masih asri, ramah untuk wisata keluarga, serta menyuguhkan aktivitas body rafting yang aman dan dapat dinikmati berbagai kalangan.
“Daya tarik utama Citumang adalah keindahan alamnya yang masih terjaga serta pengalaman berpetualang yang tetap mengutamakan faktor keselamatan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi peningkatan kunjungan, pengelola telah melakukan sejumlah langkah kesiapan, mulai dari penambahan jumlah pemandu, pengaturan jadwal aktivitas agar lebih tertib, hingga pemeriksaan rutin seluruh perlengkapan keselamatan. Aspek pelayanan dan keamanan menjadi prioritas utama guna memastikan kenyamanan wisatawan.
Edi menegaskan, seluruh pengunjung wajib mematuhi prosedur keselamatan, termasuk penggunaan jaket pelampung dan mengikuti arahan pemandu selama kegiatan berlangsung. Seluruh pemandu juga dipastikan dalam kondisi siap dan siaga untuk mendampingi wisatawan dari awal hingga akhir aktivitas body rafting.
Sementara itu, Komandan Tim Rescue Pos Pangandaran, Edwin Purnama, turut mengimbau wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di aliran sungai. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap instruksi pemandu sebagai langkah utama mencegah terjadinya insiden.
“Penggunaan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung bukan sekadar formalitas, tetapi bagian penting dari perlindungan diri saat berada di air,” tegas Edwin.
Selain itu, wisatawan juga diminta memperhatikan kondisi fisik sebelum mengikuti kegiatan body rafting. Wisatawan disarankan dalam kondisi sehat, tidak kelelahan, serta telah mengonsumsi makanan guna menghindari risiko kram, kelelahan berlebih, hingga pingsan saat beraktivitas.
Dengan tingginya antusiasme wisatawan selama libur Natal 2025, pengelola Citumang Body Rafting bersama Tim Rescue Pos Pangandaran terus memperkuat koordinasi demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Diharapkan, momentum liburan ini dapat memberikan pengalaman wisata yang aman, menyenangkan, dan meninggalkan kesan positif bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran. (Agus Giantoro)






