Sukabumi, Lingkarjabar – Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, diterjang bencana alam berupa longsor dan cuaca ekstrim pada Selasa (8/7/2025) dan Rabu (9/7/2025). Berdasarkan laporan dari BPBD Kabupaten Sukabumi, beberapa desa di Kecamatan Nagrak terkena dampak bencana tersebut.
Menurut Miky, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak mengatakan, “Bencana alam ini menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga dan infrastruktur jalan lingkungan. Kami dari P2BK Nagrak bersama BPBD Kabupaten Sukabumi dan warga masyarakat berupaya untuk melakukan assessment dan membersihkan material longsoran.”
Miky juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kepala dusun, pemdes, dan warga setempat untuk melakukan upaya penanganan bencana. “Kami juga telah menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang terkena dampak bencana,” kata Miky.
Adapun Titik-titik bencana:
– Desa Balekambang: Longsor terjadi di Kp. Gudang RT04 RW05
– Desa Girijaya: Cuaca ekstrim menyebabkan 3 bangunan rumah rusak di Kp. Cireundeu dan Kp. Kebonhiji
– Desa Girijaya: Longsor terjadi di Kp. Kebonhiji RT04 RW01 dan Kp. Bojongkawung RT02 RW08
– Desa Nagrak Utara: Longsor terjadi di Kp. Kancah Nangkub RT02 RW07 dan Kp. Darmaga RT01 RW10A
– Desa Pawenang: Longsor terjadi di Kp. Cipongpok RT24 RW05
Dalam hal ini P2BK Nagrak BPBD Kabupaten Sukabumi melakukan assessment ke lokasi kejadian dan koordinasi dengan kepala dusun, pemdes, dan warga setempat, Warga masyarakat bergotong-royong membersihkan material longsoran, P2BK Nagrak menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang terkena dampak bencana
Miky juga mengimbau kepada warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim dan hujan disertai angin dan petir. “Kami berharap warga masyarakat dapat waspada dan siap menghadapi bencana alam,” Pungkas Miky.
(Wn)






