Berita  

Gelar Musrembangdes Tahun 2026, Kampung Dayeuh Pajajaran Jadi Kebanggaan Warga Ciburayut

Bogor, LingkarJabar – Pemerintah Desa Ciburayut , kecamatan Cigombong, kabupaten bogor menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembangdes) Tahun 2026.Kegiatan Musrembangdes pada tahun 2026 umumnya mencakup pembahasan rencangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPdes) untuk tahun anggaran 2027 dan Daftar Usulan (DU) Rencana Kerja Tahun Anggaran 2028 sebagai langkah strategis dalam merancang arah pembangunan desa yang lebih terencana, partisipatif dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung hari rabu (16/09/2026) menjadi forum penting untuk menghimpun usulan atau aspirasi masyarakat sekaligus menyusun skala prioritas pembangunan desa.

Musyawarah ini dihadiri Camat Cigombong R.E Irwan Somantri bersama rombongan, unsur BPD, LPM, Kadus, kader, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, petani dan unsur pendidikan. bertempat di Aula kantor Desa Ciburayut.

Dalam sambutannya, Camat Cigombong R.E Irwan Somantri menyampaikan. Pentingnya musyawarah perencanaan pembangunan Desa (Musrembangdes) oleh pemerintah desa sebagai forum strategis penentu arah kebijakan pembangunan tingkat bawah yang harus selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

Desa sebagai ujung tombak diposisikan sebagai garda terdepan dan menjadi pondasi awal pembangunan diwilayah dengan skala prioritas.

Dan usulan kegiatan setiap desa harus berdasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat,terutama infrastruktur dasar dan harus sinergi dengan penyelarasan rencana kerja desa dengan kebijakan pemerintah daerah agar pembangunan tepat sasaran.ungkap Camat Cigombong

Sementara itu, Kepala Desa Ciburayut, Dulloh dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah Desa Ciburayut hari ini melaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrembangDes) tahun 2026 dengan agenda utama yaitu Penyusunan RKPDes tahun anggaran 2027 serta Daftar Usulan RKPdes 2028.

Untuk usulan tahun 2027 masih mengacu kepada usulan tahun sebelumnya seperti Infrastruktur jalan Desa dan jalan lingkungan, saluran irigasi, sarana publik, pemberdayaan ekonomi, penguatan Bumdes, ketahanan pangan, ketrampilan warga, stunting dan pos yandu serta Pendidikan.

Adapun untuk realisasi anggaran tahun 2026 yang bersumber dari anggaran pusat, anggaran Propinsi Jawa Barat dan anggaran kabupaten Bogor ada yang sudah dilaksanakan pekerjaannya, ada yang sedang berjalan pekerjaannya dan ada yang akan direalisasikan pekerjaannya seperti Bantuan Keuangan dari pemerintah kabupaten Bogor sampai saat ini Bantuan Keuangan sudah kita realisasikan untuk pembangunan Kampung Dayeuh Pajajaran.

” Pembangunan kawasan Dayeuh Pajajaran di kampung Cigowang RW 03 sudah selesai pekerjaannya.progaram tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan Bantuan Keuangan (Bankeu) kabupaten Bogor tahun 2026 sebesar Rp.1,5 miliar yang diterima oleh desa Ciburayut.” Ungkap Kades

Lanjut Kades, Pembangunan Dayeuh Pajajaran ini nantinya menjadi salah satu program berkelanjutan untuk mendorong penataan kawasan desa secara terpadu, tidak hanya menyangkut fisik, program tersebut juga diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menciptakan kawasan ekonomi skala kecil serta menciptakan kawasan yang terasa nyaman.

” Kampung Dayeuh Pajajaran nanti tidak hanya sebatas membangun sebuah perkampungan secara fisik, melainkan memiliki konsep yang luas termasuk pengelolaan dan penjagaannya oleh masyarakat.”

Masih dikatakan Kades, pengelolaan lingkungan harus menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan kawasan tersebut.sebab, pembangunan yang baik tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.

Oleh karena itu, keberadaan Dayeuh Pajajaran diharapakan dapat menjadi kawasan yang tidak hanya tertata secara fisik,tetapi juga memiliki sistem pengelolaan lingkungan yang baik.

” Jangan sampai setelah berdiri kampung Dayeuh Pajajaran persoalan lingkungan diabaikan.” Tandasnya(IY)