Berita  

137 KPM di Mulyasari Nikmati Bantuan Pangan Tunai Tahap Pertama Tahun 2026

BANJAR, LingkarJabar – Sebanyak 137 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Mulyasari menerima Bantuan Sosial (Bansos) dalam bentuk tunai untuk kebutuhan pangan pada tahap pertama tahun 2026. Penyaluran bantuan tersebut mendapat monitoring langsung dari Wakil Wali Kota Banjar, H. Supriana, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya, yakni untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat penerima manfaat.

Kepala Desa Mulyasari, Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa program bantuan pangan tunai tersebut disalurkan dalam dua tahap selama satu tahun. Tahap pertama mencakup periode Januari hingga Juni 2026.

“Untuk tahap pertama ini terdapat 137 Keluarga Penerima Manfaat yang menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per KPM,” ujar Wawan.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima masyarakat wajib digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di toko sembako. Sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan bantuan, setiap penerima diwajibkan menyerahkan bukti pembelian berupa kwitansi yang dilengkapi stempel toko tempat berbelanja.

“Bantuan ini harus dibelanjakan untuk kebutuhan pangan di toko sembako. Penerima manfaat wajib melampirkan bukti kwitansi pembelian yang telah diberi stempel toko sebagai laporan penggunaan bantuan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana menegaskan bahwa monitoring dilakukan guna memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta digunakan sesuai dengan tujuan program.

“Pemerintah ingin memastikan bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan tersalurkan secara tepat sasaran. Karena itu, pengawasan dan pendampingan terus dilakukan agar program berjalan sesuai ketentuan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan turut mendapat pendampingan dari unsur pemerintah desa, kecamatan, Dinas Sosial, serta pihak terkait lainnya guna menjamin transparansi dan akuntabilitas program.

Melalui bantuan pangan tunai ini, Pemerintah Kota Banjar berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga penerima manfaat di tengah berbagai kebutuhan pokok yang terus meningkat.(Johan Wijaya)