Berita  

Bupati Pangandaran Terbitkan SE Antisipasi Kamtibmas, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas

Bupati Pangandaran Terbitkan SE Antisipasi Kamtibmas, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas. Foto: doc. /LJ

PANGANDARAN, LingkarJabar Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya.

Surat Edaran bernomor 500.8/479/Satpol PP/2025 tersebut diterbitkan di Parigi pada 30 Agustus 2025, ditandatangani langsung oleh Bupati Citra lengkap dengan stempel bergambar Garuda.

Dalam SE itu, Bupati Pangandaran menekankan lima langkah penting yang harus dijalankan oleh seluruh elemen masyarakat dan aparat terkait, yaitu:

  1. Menciptakan suasana sejuk di tengah masyarakat serta bijak dalam menyikapi perkembangan situasi.

  2. Meningkatkan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum di lingkungan masyarakat.

  3. Melakukan deteksi dini serta langkah pencegahan bersama unsur terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan.

  4. Memperkuat koordinasi dan sinergi dengan TNI-Polri, termasuk Forkopimcam, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, dalam menjaga keamanan masyarakat.

  5. Melaporkan kondisi keamanan dan ketertiban kepada Bupati Pangandaran melalui Sekretaris Daerah atau Kepala Satpol PP Kabupaten.

SE tersebut juga ditembuskan kepada Wakil Bupati Pangandaran, Ketua DPRD, Dandim 0625, Kapolres Pangandaran, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, serta Ketua Pengadilan Negeri Ciamis. Dokumen ini kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial, termasuk grup WhatsApp.

Sebelumnya, Bupati Citra juga menggelar doa bersama bersama jajaran Polres Pangandaran dan komunitas ojek online (Ojol) untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol asal Pangandaran yang meninggal saat aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa hari lalu.

“Mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta kekuatan,” ujar Citra.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat menjaga kondusivitas daerah dan membuka ruang komunikasi yang luas dengan pemerintah daerah.

“Mari kita berkomunikasi. Jika ada yang perlu dibicarakan, mari kita diskusikan bersama. Insya Allah Pangandaran tetap aman dan tidak terjadi hal-hal seperti di daerah lain,” tegasnya. (Agus Giantoro)