Berita  

Berdalih Tingkatkan PAD, Unit Pasar Cigombong Diduga Tarik Iuran Bulanan ke Pedagang

BOGOR, LingkarJabar – Berawal dari adanya temuan beberapa lembar kuitansi atas nama beberapa pedagang, yang bertuliskan Iuran PKL, Iuran Air dan ada lembaran iuran lainnya. Temuan tersebut menjadi bahan acuuan konfirmasi beberapa awak media mendatangi kantor Unit Pasar Cigombong guna menanyakan dan meminta konfirmasi terkait temuan berupa kuitansi tersebut.

Saat dikonfirmasi awak media, Humas Pasar Tohaga Unit Cigombong, Yoga, membenarkan ada pungutan. Namun, dirinya membantah kalau itu pungutan liar.

“Karena saya yang mengatur sejak dulu jadi saya tahu semua. Saya pastikan kalau itu bukan pungli dan saya setorkan ke pusat (PD Tohaga),” ucap Humas Pasar Tohaga Cigombong, Yoga, Selasa (04/03/2025).

Dirinya, melanjutkan bahwa uang pungutan tersebut digunakan untuk operasional, perbaikan sarana prasarana Pasar. “Jadi uang tersebut, untuk bayar listrik, perawatan Pasar serta perawatan sumur bor. Jadi tidak ada uang tersebut masuk ke kantong pribadi dan saya ada bukti setoran nya ke Tohaga,” tegasnya.

Ketika ditanya sarana air umum diperjualbelikan kepada pedagang dan apakah ada surat edaran untuk mengutip, dirinya tidak bisa memperlihatkan.

“Jadi, surat edaran atau kesepakatan itu tidak ada, hanya secara lisan kepada para pedagang dan memang itu berlangsung sudah lama sejak jaman Kepala Unit yang lama, Bu Dona,” ungkap Yoga.

Ditempat yang sama, dengan itu Kepala Unit Pasar Cigombong, Tinah, membenarkan pungutan tersebut dalam rangka menambah PAD. “mungkin tadi sudah dijelaskan panjang lebar oleh Yoga, dan itu semua guna menambah PAD Kabupaten Bogor,” ucap Ka Unit Pasar Cigombong, Tinah, kepada Awak Media (diee)