Berita  

700 Murid KBPC Ikuti Tradisi Peureuhan Cimande di Cigombong

700 Murid KBPC Ikuti Tradisi Peureuhan Cimande di Cigombong. Foto: Riswan Nurdin/LJ

BOGOR, LingkarJabar – Tradisi peureuhan, salah satu ritual khas dalam aliran penca silat Cimande, kembali digelar oleh Keluarga Besar Padjadjaran Cimande (KBPC) Cabang Cigombong. Tahun ini, sebanyak 700 murid mengikuti prosesi sakral tersebut di Gedung Olahraga Pondok Pesantren Al-Furqoniyah, Cigombong, Kabupaten Bogor.

Ritual peureuhan menjadi bagian penting sebelum murid baru resmi diterima maupun sebelum naik tingkat. Dalam prosesi tersebut, para murid diberikan air yang telah direndam bersama daun sirih, kemudian diteteskan ke mata dan diminum.

Ketua Majelis Pendekar KBPC, TB Ludi Haryadi, menjelaskan bahwa peureuhan merupakan tradisi spiritual yang rutin dilaksanakan pada bulan Maulid.

“Makna utama peureuhan adalah membersihkan hati dan jiwa agar murid tidak sombong, mau mendengarkan nasehat, dan menjalankan kebaikan,” ujarnya.

Ludi menambahkan, tradisi ini telah berlangsung puluhan tahun dan menjadi syarat utama dalam penca silat Cimande, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Aliran Cimande sudah menyebar ke banyak wilayah, termasuk mancanegara. Namun, setiap murid yang ingin mengikuti tradisi ini tetap harus datang ke Bogor,” jelasnya.

Acara tahun ini dihadiri oleh ratusan murid bersama pengurus KBPC, anggota DPRD Kabupaten Bogor, hingga Ketua Apdesi Kecamatan Cigombong. Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi IV, H. Ading Ahmad Nazir, menilai peureuhan sebagai warisan budaya yang harus terus dijaga.

“Tradisi ini bukan hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga masyarakat luar negeri. Cimande adalah salah satu kekayaan budaya yang harus kita lestarikan. Kami akan mendorong agar penca silat Cimande bisa masuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah, sebagaimana janji Bupati Bogor,” tegas Ading.

Selain menjaga kearifan lokal, peureuhan juga diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang lebih disiplin, hormat pada orang tua, dan bermanfaat bagi masyarakat.