Berita  

Toko Kue Dapur Hijrah Banjar Terbakar, Pedagang dan Pengunjung Panik

BANJAR, LINGKARJABAR – Sebuah kebakaran terjadi di salah satu toko kue di stand makanan yang berada di lantai 2, foodcourt Terminal Tipe A Kota Banjar pada Kamis (3/10/2024) pagi. Api yang berkobar di dapur toko kue ‘Dapur Hijrah’ membuat pedagang dan pengunjung sempat panik.

Ajeng, seorang karyawan toko, menjelaskan bahwa saat kejadian, pemilik toko sedang memasak. Tiba-tiba, api muncul dari bawah kompor. Ajeng dan seorang rekannya berusaha memadamkan api dengan kain basah, namun api justru semakin membesar. Keduanya bersama pemilik toko akhirnya panik dan lari keluar menyelamatkan diri sambil berteriak meminta bantuan.

Beberapa pedagang lain yang menyaksikan kejadian tersebut segera berusaha memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak menjalar ke toko-toko lainnya di sekitar.

“Saya dan teman mencoba memadamkan api dengan lap basah, tapi malah semakin besar. Saya panik dan lari keluar toko,” tutur Ajeng kepada wartawan di lokasi kejadian.

Meskipun api berhasil dipadamkan, alarm kebakaran dan sistem sprinkler air tetap aktif, sehingga menyebabkan lantai foodcourt menjadi banjir dan licin.

Jenny Maria Wirandani, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Banjar, menduga kebakaran tersebut disebabkan oleh kebocoran pada kompor gas. Jenny menegaskan bahwa situasi berhasil dikendalikan dengan baik. “Kondisi sudah aman terkendali, hanya kebakaran kecil. Tidak perlu dibesar-besarkan,” jelasnya.

Akibat insiden tersebut, Herna, pemilik toko, mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Selain itu, tangga eskalator menuju lantai 2 foodcourt terpaksa dimatikan karena genangan air yang cukup banyak, sementara kondisi lantai di area foodcourt menjadi sangat licin.

Meskipun sempat membuat kepanikan di antara pedagang dan pengunjung, kebakaran ini tidak berdampak pada kelancaran lalu lintas dan aktivitas bus antar kota maupun antar provinsi di Terminal Tipe A Banjar. (Johan)