Silaturahmi CUP U-40, Ajang Reuni dan Adu Gengsi Pesepak Bola Legend di Kota Banjar

BANJAR, LingkarJabar – Semangat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H terasa kental dalam gelaran turnamen mini sepak bola legend U-40 bertajuk “Silaturahmi CUP U-40”. Turnamen yang digagas Apaca FC bersama Anpas FC ini berlangsung selama dua hari, 28–29 Maret 2026, di Lapangan Randegan, Desa Raharja, Kota Banjar.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar pemain sepak bola usia di atas 40 tahun dari berbagai daerah. Turnamen dengan total hadiah Rp5 juta ini menggunakan sistem gugur dengan durasi pertandingan 2 x 20 menit.

Sebanyak delapan tim ambil bagian, terdiri dari tim lokal dan luar daerah. Di antaranya Asoka FC (Tasikmalaya), Babakan FC (Kabupaten Pangandaran), Paramon FC (Kabupaten Cilacap), WCP (Majenang), Karangpucung Legend (Majenang), Cisaga Legend (Kabupaten Ciamis), serta dua tim tuan rumah, Anpas FC dan Apache FC.

Ketua panitia turnamen, Dede Rohim, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga sebagai ruang temu bagi para pemain lama yang ingin kembali merasakan atmosfer pertandingan.

“Turnamen ini kami gelar sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi antar pemain sepak bola usia 40 tahun ke atas, khususnya pasca Idul Fitri. Selain itu, kami juga ingin menjaga semangat sportivitas dan kebugaran para pemain legend,” ujar Dede Rohim.minggu (29/3/2026). Kepada awak media di sela sela acara.

Sementara itu, panitia lainnya, Iwan Ebol, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi komunitas sepak bola usia senior.

“Harapan kami, turnamen ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan antar pemain legend, tidak hanya di Kota Banjar tetapi juga dengan tim dari luar daerah,” ujar Iwan Ebol.

Atmosfer pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Dukungan penonton yang memadati pinggir lapangan turut menambah semarak jalannya turnamen.

Dari hasil pertandingan, Apache FC (Kota Banjar) berhasil melangkah ke partai final setelah menaklukkan WCP. Sementara itu, Asoka FC (Tasikmalaya) memastikan tiket final usai mengalahkan Babakan FC (Kabupaten Pangandaran).

Kapten Apache FC, Andi Maulana, mengaku bangga atas perjuangan timnya hingga berhasil menembus babak final. Ia menyebut kekompakan tim menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.

“Alhamdulillah kami bisa sampai ke final. Ini berkat kerja sama tim dan semangat teman-teman di lapangan. Yang terpenting bukan hanya hasil, tapi bagaimana kami bisa kembali bermain bersama dan menjaga kebersamaan,” kata Andi Maulana.

Partai final yang mempertemukan Apache FC dan Asoka FC diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama menunjukkan performa impresif sejak babak awal, sehingga laga puncak dipastikan menjadi penutup yang menarik dalam turnamen penuh nuansa silaturahmi ini.(Johan Wijaya)