Berita  

Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Desa. Begini Ungkapan Mantan Bupati Jeje Wiradinata

Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Desa. Begini Ungkapan Mantan Bupati Jeje Wiradinata. Foto: Agus Giantoro/LJ

PANGANDARAN, LingkarJabar – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia membawa pengalaman berbeda bagi mantan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata. Untuk pertama kalinya dalam tiga dekade terakhir, ia mengikuti upacara kemerdekaan bersama masyarakat di tingkat desa, tepatnya di Lapang Merdeka, Pangandaran.

Biasanya, Jeje hadir dalam upacara resmi di tingkat kabupaten yang digelar dengan nuansa formal dan penuh protokoler. Namun tahun ini, ia memilih merasakan langsung atmosfer perayaan di desa bersama warga.

“Biasanya saya selalu di kabupaten, suasananya formal dan terukur. Tapi kali ini saya ikut di desa, dan rasanya sangat luar biasa,” ungkap Jeje.

Menurut mantan Bupati dua periode itu, antusiasme warga tampak begitu tinggi. Berbagai kegiatan Agustusan dengan atraksi dan kreativitas masyarakat menghadirkan semangat kebersamaan yang kuat.

“Masyarakat begitu bergembira dengan aktivitas dan atraksinya. Ada rasa senang yang sulit saya ungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya.

Jeje mengakui sempat ragu untuk hadir karena terbiasa dengan prosesi di tingkat kabupaten. Namun dorongan masyarakat serta undangan dari pihak kecamatan membuatnya akhirnya memutuskan ikut serta.

“Awalnya saya pikir cukup di desa, tidak usah tampil. Tapi ternyata ada ajakan juga dari kecamatan. Akhirnya saya ikut, dan kesannya benar-benar mendalam,” jelasnya.

Ia menyebut momen ini sebagai pengalaman berharga karena bisa menyatu dengan masyarakat tanpa sekat protokoler. Jeje menilai kehangatan, kebersamaan, dan semangat gotong royong sangat terasa ketika mengikuti upacara di desa.

“Selama 30 tahun, baru kali ini saya bergabung langsung dengan masyarakat saat upacara. Rasanya luar biasa dan menjadi kenangan yang tidak terlupakan,” pungkasnya. (Agus Giantoro)