BANJAR, LingkarJabar – Banjar Car Free Night (BCFN) bukan sekadar agenda malam akhir pekan. Di jantung Kota Banjar, ruang publik ini menjelma menjadi panggung hiburan rakyat sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan. Ribuan warga memadati kawasan pusat kota untuk menikmati suasana malam tanpa kendaraan bermotor, sembari berburu kuliner dan produk kreatif pelaku UMKM.
Di atas panggung hiburan, seni dan musik komunitas mengalun meramaikan suasana. Anak-anak berlarian, keluarga bercengkerama, sementara para pedagang sibuk melayani pembeli. Atmosfer hangat itu menghadirkan wajah Banjar yang hidup dan penuh interaksi sosial.
Namun di balik kemeriahan tersebut, pengamanan ketat menjadi prioritas. Kapolres Banjar, AKBP Didi Widiantoro, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
“Untuk kegiatan Banjar Car Free Night malam ini, Polres Banjar menerjunkan 35 personel. Kemudian dari TNI, Kodim sekitar 15 personel. Ada juga dari Dinas Perhubungan, Damkar, Dinas Kesehatan, serta Satpol PP yang terlibat dalam pengamanan,” ujarnya. Sabtu (14/2/2026).
Ia menegaskan, potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian, jambret, hingga tindak kriminalitas lain telah diantisipasi sejak awal. Kehadiran aparat gabungan di titik-titik strategis diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat.
“Kami mengantisipasi gangguan kriminalitas, seperti pencurian dan jambret. Dengan hadirnya Polri, TNI, serta instansi lain, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman menikmati kegiatan malam ini,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada pengamanan, Polres Banjar juga menghadirkan layanan publik langsung di lokasi acara. Layanan cek kesehatan gratis disediakan sebagai dukungan terhadap program pemerintah pusat.
“Kami menyiapkan layanan kesehatan gratis melalui Dokpol, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. Ini bagian dari dukungan terhadap program cek kesehatan gratis,” jelasnya.
Selain itu, layanan SKCK online juga dibuka di area BCFN. Inovasi ini memudahkan warga yang ingin mengurus administrasi tanpa harus datang ke kantor polisi pada jam kerja.
“Setiap bulan, jika BCFN dilaksanakan rutin sesuai rencana Pak Wali Kota, layanan SKCK online dan cek kesehatan gratis akan tetap kami siapkan,” tambahnya.
Ke depan, BCFN direncanakan menjadi agenda rutin bulanan. Kolaborasi Pemerintah Kota Banjar, TNI-Polri, dan berbagai instansi menunjukkan bahwa ruang hiburan rakyat bisa berjalan beriringan dengan pelayanan publik dan penguatan ekonomi lokal. Di tengah riuh tawa dan alunan musik, Banjar menegaskan bahwa keamanan dan kesejahteraan dapat tumbuh bersama. (Johan Wijaya)






