BANJAR, LingkarJabar – Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Cup 2026 tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang pencarian bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kota Banjar pada level yang lebih tinggi.
Sebanyak 150 peserta telah mendaftarkan diriturut meramaikani turnamen Kapolres Cup yang di gelar di GOR Genta Kota Banjar. Tingginya antusiasme peserta bahkan membuat panitia membatasi jumlah pendaftaran agar pertandingan dapat berjalan maksimal.
Kapolres Banjar, Didi Dewantoro, mengatakan turnamen yang berlangsung sejak 5 hingga 28 Juni 2026 tersebut sengaja dirancang sebagai wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet muda berbakat.
“Kegiatan ini sifatnya terbuka dan bisa diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Sampai malam ini sudah ada 150 peserta yang mendaftar. Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis cukup tinggi,” ujarnya.
Menurut Didi, hasil dari turnamen nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjar untuk melihat potensi atlet yang dapat dibina lebih lanjut menuju ajang tingkat daerah maupun provinsi.
“Tentunya hasil turnamen ini akan dilihat oleh Dinas Pemuda dan Olahraga. Nanti akan dipilih lagi atlet-atlet yang berpotensi untuk disalurkan ke ajang seperti Porda maupun Porprov. Ini merupakan salah satu upaya menggali bibit atlet bulu tangkis yang ada di Kota Banjar,” katanya.
Ia menegaskan, Polres Banjar ingin berkontribusi tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung lahirnya generasi muda berprestasi melalui kegiatan olahraga.
“Justru kami mempelopori kegiatan bulu tangkis ini untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi. Ini bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk kepedulian kami terhadap pembinaan olahraga,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, menilai turnamen tersebut memiliki nilai strategis dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah. Menurutnya, kompetisi menjadi sarana penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menumbuhkan mental juara.
“Pemerintah Kota Banjar sangat mengapresiasi inisiatif Polres Banjar yang menyelenggarakan Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Cup ini. Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi sarana olahraga dan silaturahmi, tetapi juga wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Banjar di tingkat regional maupun provinsi,” ujar Supriana.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet baru sekaligus meningkatkan gairah olahraga di tengah masyarakat.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 150 orang dan pertandingan yang berlangsung selama hampir satu bulan, Kapolres Cup 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya talenta-talenta bulu tangkis baru dari Kota Banjar yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.(Johan Wijaya)






