BANJAR, LingkarJabar — Seorang sopir truk towing bernama Aris ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan tunggal di wilayah Kota Banjar. Jenazah korban ditemukan mengambang di aliran Sungai Citanduy pada Kamis (2/4/2026) siang, sekitar 25 kilometer dari titik awal kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Kota Banjar, Ruhimat, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB oleh tim gabungan yang melakukan pencarian menggunakan perahu karet.
“Korban sudah ditemukan oleh tim operasi. Jaraknya sekitar 25 kilometer dari titik awal tenggelam,” ujar Ruhimat.
Proses pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai hingga akhirnya korban ditemukan di wilayah Lakbok, Kabupaten Ciamis. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia setelah terbawa arus deras sungai.
Peristiwa nahas itu sendiri terjadi pada Rabu dini hari (1/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Raya Siliwangi, Lingkungan Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.
Kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi B-9225-ON yang dikemudikan Aris melaju dari arah timur menuju barat. Ketika melintasi tikungan, kendaraan diduga oleng, menabrak sudut belakang rumah warga, lalu terjun ke Sungai Citanduy yang berada di sisi jalan.
Kondisi sungai yang memiliki kedalaman hingga 13 meter dengan arus cukup deras menjadi kendala utama dalam proses evakuasi. Tim gabungan bersama warga harus bekerja ekstra untuk melakukan pencarian korban.
Dalam kejadian tersebut, satu penumpang bernama Susandi berhasil selamat dengan luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, KBO Lantas Polres Banjar, Ipda Agus Parulian, mengungkapkan dugaan sementara penyebab kecelakaan. Ia menyebut pengemudi diduga mengalami micro sleep atau tertidur sesaat saat berkendara.
“Diduga pengemudi mengalami micro sleep sehingga kehilangan kendali saat melintasi tikungan, kemudian kendaraan keluar jalur, menabrak rumah, dan terperosok ke sungai,” jelasnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut, sementara keluarga korban telah menerima jenazah untuk dimakamkan.(Johan Wijaya)






