PANGANDARAN, LingkarJabar – Jembatan Sodongkopo yang berada di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mulai dibuka secara sementara pada Kamis (1/1/2026). Jembatan yang menghubungkan kawasan Nusawiru dengan destinasi wisata Pantai Batu Karas itu difungsikan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas selama momentum libur Tahun Baru 2026.
Meski demikian, pemerintah daerah memastikan pembukaan tersebut hanya bersifat sementara. Jembatan Sodongkopo dijadwalkan kembali ditutup dalam dua hari ke depan karena belum diresmikan secara resmi.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengatakan kebijakan pembukaan sementara ini diambil sebagai respons atas meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur pergantian tahun. Menurutnya, kebutuhan akses yang lancar menjadi pertimbangan utama pemerintah daerah.
“Jembatan Sodongkopo hari ini sudah dibuka, kemungkinan hanya sekitar dua hari ke depan. Setelah itu akan ditutup kembali karena memang belum diresmikan,” ujar Citra Pitriyami, Kamis (1/1/2026).
Ia menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan situasional yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pemerintah daerah menerima banyak masukan agar jembatan dapat difungsikan sementara demi menunjang aktivitas masyarakat dan wisatawan.
“Ini bagian dari kebijakan saja, karena sekarang momen Tahun Baru. Pemerintah meminta agar jembatan bisa dibuka sementara, hanya sekitar dua hari,” jelasnya.
Sesuai rencana, Jembatan Sodongkopo akan kembali ditutup mulai 2 Januari 2026. Penutupan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta aspek keselamatan sebelum jembatan dioperasikan secara permanen dan diresmikan secara resmi.
“Rencananya tanggal 2 sudah ditutup kembali. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dan menunggu arahan, termasuk persiapan dengan Pak Gubernur,” tambah Citra.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pembukaan sementara ini dengan bijak, tetap mengutamakan keselamatan, serta mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan petugas. (Agus Giantoro)






