PANGANDARAN, LingkarJabar – Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H., menghadiri kegiatan Diseminasi dan Pelayanan Kesehatan Hewan Gratis sekaligus penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) prapanen berupa dua unit traktor roda empat (TR4) Tahun Anggaran 2025. Acara yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran ini berlangsung di Pos Kesehatan Hewan (Puskeswan) Pangandaran, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, Senin (10/11/2025).
Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam memperkuat pelayanan kesehatan hewan sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan di wilayah setempat.
Dalam kesempatan itu, Dinas Pertanian juga memperkenalkan program inovatif Pangandaran Kuat (KOMPAK), yang menitikberatkan pada percepatan pembentukan Puskeswan serta optimalisasi layanan berbasis kolaborasi lintas sektor.
Selain layanan pemeriksaan dan pengobatan hewan secara gratis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan dua unit traktor roda empat kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Jaya Pasmal dari Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, dan Kelompok Tani Tunas Muda dari Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya.
Bantuan alsintan tersebut diharapkan dapat mendukung para petani dalam mengolah lahan pertanian secara lebih efisien, sehingga produktivitas pertanian di Kabupaten Pangandaran meningkat secara signifikan.
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Citra Pitriyami menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan seluruh pihak yang berperan dalam kegiatan tersebut.
“Pertanian dan peternakan merupakan sektor vital yang menopang kehidupan masyarakat. Dengan dukungan fasilitas pertanian modern dan pelayanan kesehatan hewan yang memadai, semoga produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Pangandaran terus meningkat,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Kepala Balai BPPIBTSP Ciamis, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Ketua PDHI Jabar IV, Camat Pangandaran, perwakilan asosiasi peternak, pihak perbankan daerah, serta kelompok tani penerima bantuan. (Agus Giantoro)






