PANGANDARAN. LingkarJabar — Banjir bandang kembali melanda wilayah Kecamatan Padaherang pada malam ini, Rabu 04 Juni 2025. Tak hanya Desa Padaherang yang terdampak, namun bencana yang lebih parah justru terjadi di Desa Ciganjeung, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Menurut keterangan salah satu warga Ciganjeung, Ano, hujan deras yang mengguyur sejak sore hingga malam menjadi pemicu utama banjir bandang tersebut. Debit air yang tinggi tak mampu ditampung oleh Sungai Ciganjeung, terlebih karena ada kiriman air dari wilayah hulu.
“Air datang sangat cepat. Sungai tak mampu menampungnya, jadi langsung meluap dan merendam rumah-rumah warga,” ujar Ano, Rabu 04 Juni 2025 malam.
Lebih lanjut, Ano menuturkan bahwa dampak banjir kali ini sangat memprihatinkan. Tidak hanya merendam puluhan rumah, banjir juga merusak infrastruktur penting seperti jembatan penyebrangan dan menjebol bendungan di bagian hulu sungai.
“Sekarang warga sedang sibuk menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Belum ada yang mengungsi, semuanya masih bertahan di rumah masing-masing,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah kerugian maupun data korban terdampak. Aparat desa bersama relawan masih terus memantau situasi dan bersiaga apabila kondisi semakin memburuk. (Ntang)






