BANJAR, LingkarJabar – Kebahagiaan terpancar dari wajah Imas Permasih, salah satu relawan sosial kemanusiaan Jabar Bergerak Kota Banjar. Rumah sederhana miliknya kini mendapat sentuhan perbaikan melalui program bedah rumah, berkat dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjar.
Proses bedah rumah ini turut mendapat perhatian langsung dari Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar, Ari Faturohman, yang bersama relawan lain turun tangan membantu pengerjaan. Ari menyebut, bantuan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi Imas yang selama ini aktif dalam berbagai aksi sosial.
Sebelum mendapat bantuan, kondisi rumah Imas cukup memprihatinkan. Atap rumah kerap bocor ketika hujan turun, sementara beberapa bagian bangunan mulai rapuh dimakan usia. Hal ini membuat kenyamanan dan keselamatan keluarganya terancam.
“Bu Imas adalah contoh nyata relawan sejati. Selama ini beliau selalu ada untuk orang lain, tanpa pamrih. Saat beliau membutuhkan, sudah sepatutnya kita hadir untuknya. Inilah wujud nyata semangat kebersamaan,” ujar Ari Faturohman. Minggu 07 September 2025.
Selain Ari, hadir pula Dasiman, salah satu rekan di Jabar Bergerak. Ia ikut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, baik dengan turut serta di lapangan maupun memberi semangat secara moral bagi keluarga Imas.
“Kami semua keluarga besar Jabar Bergerak. Dukungan ini adalah tanda bahwa Bu Imas tidak sendiri, kami selalu ada untuk saling membantu,” ucap Dasiman.
Imas sendiri tak kuasa menahan haru. Baginya, bantuan ini bukan hanya memperbaiki rumah, tapi juga menjadi bukti bahwa kebaikan yang ditabur tak pernah sia-sia.
“Saya tidak pernah menyangka akan mendapat perhatian sebesar ini. Terima kasih kepada BAZNAS dan Jabar Bergerak. Semoga Allah membalas segala kebaikan ini,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
BAZNAS Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menyalurkan program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Dukungan terhadap relawan seperti Imas, menurut mereka, adalah bentuk apresiasi terhadap para pejuang kemanusiaan di lapangan.
Kegiatan bedah rumah ini juga mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Mereka ikut terlibat dalam pengerjaan, sehingga benar-benar mencerminkan semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.(Johan Wijaya)






