BOGOR,LingkarJabar – Wilayah Cigombong makin seru dengan hadirnya Komunitas Baru Jurnalist “Warkop” (wartawan kelompok oposisi) dan dimana warung kopi itu tempatnya bukan singkatannya serta nggak cuma jadi tempat ngopi, tapi juga pusat diskusi dan inspirasi paraJurnalist yg tergabung didalamnya.
Munculnya komunitas baru bernama Jurnalis Warkop mendapat perhatian dari berbagai pihak,karena dari sekian banyaknya komunitas yang ada, komunitas ini berbeda dari komunitas yang lain
Seperti hal nya yang di katakan Buchari, Wakil Ketua Umum Lembaga Anti Narkotika (LAN) Pusat yang berkantor di Depok. Menurutnya,,komunitas ini disebut-sebut sebagai kelompok jurnalis oposisi yang berperan sebagai penyeimbang dalam menyampaikan informasi, baik kepada pemangku kepentingan (stakeholders) maupun masyarakat umum.
Dalam keterangannya, Buchari mengapresiasi keberadaan Jurnalis Warkop ini. “Saya sangat setuju dengan keberadaan komunitas ini. Hak berkumpul dan berserikat adalah hak setiap warga negara, termasuk wartawan. Mereka bisa menjadi kelompok penyeimbang yang menyajikan berita berimbang,” ujarnya.
Komunitas Jurnalis Warkop sendiri lahir dari kebiasaan para wartawan yang sering berkumpul di warung kopi untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan membangun solidaritas. Dari obrolan santai di warung kopi itulah muncul gagasan untuk membentuk komunitas yang kini disebut sebagai Jurnalis Warkop.
“Semoga ke depan komunitas ini tetap kompak dan mampu menjalankan peran sebagai penyeimbang dalam pemberitaan,
“Ditempat yang sama Jajam,yang sering di sapa Abah Jajam ketua Pospera Cigombong menambahkan,Keberadaan Jurnalis Warkop ini diharapkan dapat menjadi warna baru dalam dunia jurnalistik, khususnya sebagai kelompok yang berani mengkritisi dan memberikan pandangan alternatif terhadap berbagai isu yang berkembang. Dengan semangat kebersamaan dan independensi, komunitas ini diharapkan mampu menjaga integritas dan objektivitas dalam menyampaikan berita.Pungkasnya






