Berita  

Ruminah Resmi Jabat Kakantah Kota Banjar, Targetkan Sertifikasi Aset Pemkot

BANJAR, LINGKARJABAR – Badan Pertanahan Nasional (BPN) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab dalam urusan pertanahan. Tugas utama BPN meliputi penyusunan kebijakan nasional di bidang pertanahan, pendaftaran tanah, pengukuran serta pemetaan nasional, hingga pengawasan dan pengendalian pengelolaan pertanahan di seluruh Indonesia.

Dahulu bernama Kantor Agraria, BPN memiliki unit kerja di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang disebut Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional. Salah satu tugas utamanya adalah pendaftaran hak atas tanah dan pemeliharaan daftar umum pendaftaran tanah, termasuk di Kota Banjar.

BPN Kota Banjar menggelar acara pisah sambut Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah). Dalam acara ini, Syamsu Wijana resmi menyerahkan jabatannya kepada Ruminah, Kepala Kantor Pertanahan yang baru. Acara berlangsung di Aula Somaha Bagja Dibuana Setda, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin 25 November 2024.

Selama 18 bulan masa kepemimpinannya, Syamsu Wijana berhasil mengukir berbagai prestasi, salah satunya adalah menjadikan Kota Banjar sebagai kota terlengkap dalam pendaftaran tanah. Keberhasilan tersebut diraih berkat dedikasi dan sinergitas yang dibangun dengan instansi vertikal maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar.

“Kami sekeluarga mohon doa restu untuk melanjutkan tugas di tempat baru, yaitu Kabupaten Tasikmalaya. Selama bertugas di Kota Banjar, banyak kesan positif yang kami dapatkan dari instansi vertikal, Pemkot Banjar, hingga masyarakatnya. Saya dan keluarga memohon maaf jika ada salah dan khilaf,” ujar Syamsu Wijana.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menyelesaikan tugas-tugas strategis nasional, termasuk Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Sinergitas yang luar biasa memudahkan saya menyelesaikan program tanpa hambatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Banjar yang baru, Ruminah, mengaku merasa terhormat atas sambutan yang diterimanya. Ia menyadari tantangan besar untuk menyamai prestasi pendahulunya, namun berkomitmen bekerja maksimal untuk melanjutkan tugas dan program.

“Kota Banjar sudah dideklarasikan sebagai kota terlengkap. Fokus saya saat ini adalah memastikan seluruh wilayah terpetakan dengan baik dalam waktu dekat,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan kendala dalam pemetaan akibat vegetasi yang menghalangi akses, sehingga diperlukan survei langsung ke lapangan. Selain itu, Ruminah bertekad mensertifikasi seluruh aset milik Pemkot Banjar, target yang menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Untuk tahun ini, 47 bidang yang dimonitor KPK telah selesai bahkan melampaui target. Jika masih ada aset pemerintah yang belum bersertifikat, kami akan menyelesaikannya tahun depan,” tegasnya.

Acara pisah sambut ini dihadiri oleh Penjabat Wali Kota Banjar, Hj. Ida Wahida Hidayati, jajaran Forkopimda, serta para kepala OPD Pemkot Banjar. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan, menandai awal masa kepemimpinan baru di Kantor Pertanahan Kota Banjar. (Johan)