BANJAR, LingkarJabar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Banjar memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi. Fokus utama diarahkan pada validasi dan penataan ulang struktur kepengurusan di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga ranting.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Nana Suryana, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang telah mengumpulkan seluruh PAC dan ketua ranting. Kegiatan lanjutan berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan di Jalan Brigjen M Isa, Minggu (22/2/2026).
Menurut Nana, dalam rapat awal seluruh jajaran diminta melakukan pengecekan ulang terhadap kepengurusan di wilayah masing-masing. Verifikasi dilakukan untuk memastikan apakah pengurus masih aktif, masih berdomisili di wilayahnya, atau sudah tidak aktif maupun pindah domisili.
“Kami minta satu minggu untuk dilakukan pengecekan. Hari ini seluruh PAC dan ranting sudah menyampaikan laporan hasil pendataan tersebut,” ujarnya.
Dari hasil laporan yang masuk, sebagian besar struktur kepengurusan dinyatakan masih solid dan siap menjalankan roda organisasi. Bahkan, di beberapa ranting jumlah pengurus melebihi kebutuhan minimal yang ditetapkan.
“Ada yang diminta lima orang, tetapi tersedia tujuh. Sebelumnya struktur ranting memang berkisar tujuh sampai sembilan orang. Artinya, semangat kaderisasi masih terjaga,” katanya.
Ia menilai, konsolidasi internal menjadi fondasi penting sebelum partai menjalankan agenda yang lebih luas. Tanpa struktur yang rapi dan data kepengurusan yang valid, program organisasi dinilai tidak akan berjalan maksimal.
Berbeda dengan Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya yang diisi dengan kegiatan sosial seperti buka bersama atau pembagian takjil, kali ini DPC PDI Perjuangan Kota Banjar memilih memprioritaskan pembenahan internal.
“Biasanya ada kegiatan buka bersama atau pembagian takjil. Namun sekarang kami fokus menyelesaikan konsolidasi organisasi terlebih dahulu. Setelah struktur benar-benar solid, baru program kegiatan lain akan disesuaikan,” jelas Nana.
DPC menargetkan proses konsolidasi ini segera rampung agar organisasi memiliki peta kekuatan yang jelas hingga tingkat akar rumput. Dengan kepengurusan yang aktif dan terdata, partai optimistis dapat meningkatkan efektivitas kerja politik maupun sosial kemasyarakatan di Kota Banjar.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa penguatan mesin partai dimulai dari bawah, dengan memastikan setiap tingkatan organisasi tetap hidup dan berjalan sesuai garis kebijakan partai. (Johan Wijaya)






