BOGOR, LingkarJabar – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat realisasi Program Padat Karya Tunai (PKT) guna mendukung peningkatan produksi pangan nasional. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan jaringan irigasi pertanian di berbagai daerah.
Pada tahun 2025, Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah yang menerima manfaat program tersebut. Aspirasi ini disalurkan melalui anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dengan salah satu penerima manfaat adalah Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Bumitani Cinagara Asri, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Melalui program ini, dialokasikan anggaran sebesar Rp195 juta untuk pembangunan saluran irigasi sepanjang 400 meter di RW 03, yang saat ini tengah dalam tahap pengerjaan.
Masyarakat dan petani setempat menyambut baik pembangunan ini. Tokoh masyarakat Cinagara, Dasep, menyatakan bahwa keberadaan saluran irigasi baru merupakan kebutuhan yang sudah lama ditunggu para petani. Menurutnya, ketersediaan air sangat menentukan keberhasilan panen dan kesejahteraan petani.
“Program P3A untuk kesejahteraan petani, khususnya di Desa Cinagara, tentu harus kita dukung. Air adalah faktor vital bagi pertanian. Dengan adanya irigasi yang baik, para petani dapat meningkatkan hasil panen dan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Dasep.
Ia menambahkan, pembangunan irigasi ini diperkirakan akan mengairi lebih dari 30 hektare lahan pertanian. Selain itu, program ini juga melibatkan langsung tenaga petani, sehingga selain bermanfaat bagi lahan, mereka juga mendapatkan tambahan penghasilan dari pekerjaan tersebut.
Sementara itu, Ketua P3A Bumitani Cinagara Asri, Nana Mulyana, menegaskan bahwa program ini menjadi solusi penting bagi para petani. Meskipun ketersediaan air di Desa Cinagara cukup memadai, infrastruktur irigasi yang rusak dapat menghambat aliran air ke sawah.
“Alhamdulillah, dengan adanya program P3A ini, petani akan lebih mudah mendapatkan pasokan air yang lancar. Dampaknya tentu positif, baik dalam peningkatan hasil produksi pertanian maupun kesejahteraan hidup petani,” ujar Nana.
Nana juga melaporkan, pembangunan saluran irigasi sudah mencapai 75 persen. Pihaknya berupaya mempercepat penyelesaian mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan dan kebutuhan air petani harus segera terpenuhi.
“Target kami, pekerjaan bisa selesai secepatnya agar lebih dari 30 hektare sawah dapat segera terairi dengan baik,” tandas Nana.
Dengan adanya program P3A ini, petani Cinagara optimistis hasil pertanian di wilayahnya akan meningkat, sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Bogor terhadap ketahanan pangan nasional. (Riswan Nurdin)






