Berita  

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di Banjar, Kapolres dan Wali Kota Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi saat membacakan Naskah Pembukaan UUD 1945 pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2025. Foto: Joe/LJ

BANJAR. LingkarJabar Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi bersama Ketua Bhayangkari Cabang Banjar turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kota Banjar yang digelar di Taman Kota Lapang Bhakti, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Senin 2 Juni 2025. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Wali Kota Banjar, Sudarsono, bertindak selaku Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Lettu Inf. Marifin Arizal (W.S Danki Senapan C Yonif 323/BP). Bertugas sebagai Perwira Upacara, Lettu Cpm (K) Tri Mulyaningsih, S.Tr (Han).

Teks Pancasila dibacakan oleh Plt. Ketua DPRD Kota Banjar (Ating), sedangkan Naskah Pembukaan UUD 1945 dibacakan langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi.

Upacara ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banjar, para pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala OPD se-Kota Banjar, serta tokoh masyarakat.

Dalam amanatnya, Sudarsono menegaskan bahwa Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momen penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa. Ia menyebut Pancasila bukan sekadar teks dalam pembukaan UUD 1945, melainkan jiwa pemersatu seluruh rakyat Indonesia.

“Dalam Pancasila, kita diajarkan bahwa keberagaman bukan sumber perpecahan, tapi justru menjadi kekuatan untuk bersatu. Dari Ketuhanan hingga Keadilan Sosial, Pancasila adalah panduan dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sejarah membuktikan, kemajuan hanya bisa dicapai melalui perjuangan dan keberanian menghadapi perubahan. Ia menyinggung tantangan masa kini seperti disrupsi teknologi, krisis pangan, polarisasi global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital.

“Seperti 117 tahun lalu saat Budi Utomo membakar semangat Kebangkitan Nasional, hari ini kita juga dituntut untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, baik di pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga media sosial. Pancasila harus menjadi kompas moral bangsa,” pungkasnya.

Upacara ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan. (Joe)