Berita  

Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Ummul Khoer Gelar Tradisi Samenan

BOGOR,LingkarJabar -Tradisi Samenan atau kenaikan kelas dilaksanakan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Ummul khoer kampung Cibogo Rw 08 Desa Tugujaya kecamatan Cigombong kabupaten Bogor Jawa Barat. Sabtu (22/02/2025)

Kegiatan Samenan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB pagi yang rencananya akan dilangsungkan hingga malam, tidak kurang dari 250 siswa ikut memeriahkan acara Samenan tersebut dengan berbagai kreasi pertunjukan.

Samenan merupakan istilah sebagai rasa syukur dan merayakan kenaikan kelas, Samenan bukan asli dari Bahasa Sunda, Istilah tersebut diangkat dari Bahasa Belanda. Dalam bahasa Belanda, kata Samen berarti bersama atau berkumpul, orang tua, siswa hingga warga berkumpul merayakan keberhasilan sehingga istilah tersebut seolah melekat hingga saat ini.

Dalam kegiatan samenan, siswa diwajibkan untuk tampil dengan istilah ngaleseng (pidato/dakwah) dilakukan oleh setiap murid tanpa menggunakan teks. Mereka dengan berani dan hapal menyampaikan pidato melalui dakwah dengan berbagai pesan yang disampaikan dihadapan yang hadir termasuk orang tuanya.

Saat ditemui di lokasi acara, kepala MDTA Ummul khoer Ust Ahmad junaedi mengatakan Ngaleseng merupakan salah satu ujian untuk memperlihatkan kemampuan santri dalam berbicara dan berdakwah. “Melatih santri untuk menjadi pemberani dan tidak malu-malu serta biasa berdiri di hadapan orang banyak,” kata Ust Ahmad

Tasyakur haflatul imtihan (kenaikan kelas) atau identik dengan istilah samenan. merupakan suatu kegiatan penutup dari rangkaian kegiatan belajar mengajar sebagai ‘tawis syukur’ kami dan para santri semoga diberkahkan ilmu-ilmu nya

Lebih lanjut ia menyampaikan amanatnya secara khusus, kami atas nama guru-guru madrasah memberikan amanat khusunya kepada para santri lulusan, tetaplah berakhlak yang baik, agar kelak kalian selalu di berkah kan dalam segala hal.

Bagi santri yang masih aktif belajar. Sambung nya, lebih semangat lagi dalam belajarnya, karena nanti kita tidak pernah tahu akan ada apa kedepannya, di dunia ini kalau tidak didasari dengan pemahaman ilmu agama sedini mungkin.Ucap ust Ahmad

Ditempat yang sama Jajam jamasari yang sering di sapa Abah Jajam pospera,selain sebagai tokoh dan ketua RW yang turut hadir dalam acara Samenan tersebut,Mengatakan Saya sangat mengapresiasi kepada ust Ahmad sebagai pimpinan madrasah yang masih mau mengadakan acara Samenan ,acara ini patut didukung jangan sampai karena perkembangan jaman acara Samenan ini hilang,atau sudah ditiadakan kan hanya bagi raport selesai,menurut saya itu jangan sampai terjadi

Saya selaku yang di tokoh kan akan terus mendukung dan membantu segala aktifitas yang memang bermanfaat dilingkungan saya asalkan untuk kepentingan bersama.Pungkas abah