BOGOR, LingkarJabar – Ratusan warga Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, memadati halaman Kantor Kecamatan sejak Kamis pagi, 12 Februari 2026. Mereka datang untuk memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor menjelang Ramadan.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Cigombong itu dibuka Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri. Ia mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah daerah mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok yang lazim terjadi menjelang bulan puasa.
“Kegiatan ini merupakan program Pemerintah Kabupaten Bogor bersama pemerintah kecamatan sebagai langkah antisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan yang tinggal menghitung hari,” kata Irwan dalam sambutannya.
Dalam kegiatan itu, sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasar, antara lain beras, minyak goreng, ayam, telur, tepung terigu, gula, dan berbagai kebutuhan dapur lainnya. Pemerintah daerah berharap program ini dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan pangan menjelang Ramadan.
Menurut Irwan, menjelang Ramadan permintaan bahan pokok biasanya meningkat sehingga harga cenderung naik. Karena itu, pemerintah menyiapkan Gerakan Pangan Murah agar warga dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Salah seorang warga Desa Cisalada, Kokom, 56 tahun, mengatakan program pasar murah tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan. Selain harga yang lebih rendah, kualitas bahan pangan yang dijual juga dinilai baik.
“Harganya lebih murah dan barangnya bagus, seperti beras, telur, dan minyak. Jadi saya datang lagi hari ini untuk membeli persiapan Ramadan,” ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga dari berbagai desa telah memadati stan penjualan sejak pagi. Tingginya antusiasme masyarakat membuat sejumlah komoditas utama seperti beras, telur, daging ayam, dan gula habis terjual sebelum pukul 12.00 WIB. (Riswan Nurdin)






