SUKABUMI, Lingkar Jabar — Peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan pemerintah. Selain menjalankan tugas pokok pembinaan teritorial dan menjaga ketahanan wilayah, Babinsa pada 2026 turut mendapat sejumlah penugasan fungsional untuk mendukung program pemerintah di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Babinsa Kelurahan Cibadak, Serma Aprias Supriyatna, saat ditemui di sela kegiatan pembinaan teritorial di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat, (2/10/2026).
Menurut Serma Aprias, penambahan fungsi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kehadiran aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program pemerintah di tingkat bawah.
“Tugas pokok kami tetap menjaga ketahanan wilayah dan melaksanakan pembinaan teritorial. Namun, pada 2026 ada penambahan tugas untuk membantu percepatan program pemerintah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Serma Aprias.
Ia menjelaskan, terdapat empat tugas fungsional yang kini turut menjadi bagian dari peran Babinsa di lapangan.
Babinsa turut membantu masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan sosial namun belum terdata dalam sistem perlindungan sosial.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa membantu warga yang memiliki keterbatasan akses digital, termasuk masyarakat yang tidak memiliki telepon pintar maupun warga yang tinggal di wilayah dengan akses teknologi terbatas.
“Masih ada warga yang sebenarnya membutuhkan bantuan tetapi belum terdata karena keterbatasan akses. Kami membantu proses pendataan menggunakan dokumen seperti KTP dan KK. Semuanya gratis dan Babinsa bukan pihak yang menentukan seseorang mendapatkan bantuan atau tidak,” jelasnya.
Serma Aprias juga menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam membantu pendataan sosial tidak berarti Babinsa memiliki kewenangan sebagai petugas pajak.
Menurutnya, Babinsa tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penagihan, pemeriksaan maupun penindakan perpajakan.
Tugas berikutnya adalah mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Babinsa berperan membangun komunikasi dengan kelompok tani, pemerintah desa maupun BUMDes dalam pemanfaatan lahan yang belum produktif untuk kegiatan pertanian.
Komoditas yang didorong antara lain padi, jagung, cabai hingga bawang, sesuai dengan potensi dan kebutuhan wilayah masing-masing.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat mendorong produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tingkat lokal.
Babinsa juga mendapat peran dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui komunikasi langsung dengan warga di wilayah binaan, Babinsa memberikan edukasi mengenai dampak pembakaran lahan secara sembarangan serta pentingnya menjaga lingkungan.
Langkah pencegahan dinilai penting karena Babinsa merupakan salah satu unsur kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat kelurahan dan desa.
Fungsi lainnya adalah meningkatkan kesiapsiagaan terhadap keamanan wilayah, termasuk di sekitar objek vital dan sentra-sentra ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan unsur terkait, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk melakukan pemantauan wilayah dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
“Kami mengedepankan sinergi dan komunikasi dengan seluruh unsur di wilayah. Kalau ada persoalan atau potensi gangguan, sedini mungkin bisa diketahui dan dikoordinasikan,” kata Serma Aprias.
Dengan bertambahnya fungsi tersebut, Babinsa diharapkan tidak hanya hadir dalam konteks pertahanan dan pembinaan kewilayahan, tetapi juga menjadi bagian dari jejaring pelayanan dan pendampingan masyarakat di tingkat bawah.
Serma Aprias mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkomunikasi dengan Babinsa apabila membutuhkan pendampingan, khususnya terkait akses program sosial maupun kegiatan pertanian.
“Bagi warga Cibadak yang merasa memenuhi kriteria bantuan sosial tetapi belum terdata, silakan berkomunikasi dengan Babinsa atau Koramil. Kami siap membantu proses pendataannya secara gratis,” pungkasnya.
(Naga)






