Berita  

Diduga Hasil Pekerjaan Kurang Maksimal, Kualitas Pengaspalan dinilai Warga Asal-asalan

SUKABUMI. LingkarJabar – Pada dasarnya niat pemerintah daerah gencar dalam pembangunan adalah demi kesejahteraan masyarakat, Pembangunan sarana kesehatan, Pendidikan dan Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di sebuah daerah tak lain demi meningkatkan SDM dan Ekonomi masyarakat.

Namun jadi pertanyaan besar ketika pekerjaan yang diduga asal-asalan, seperti apa bentuk pengawasan dinas terkait? seperti contoh pekerjaan rekonstruksi jalan di UPTD Pekerjaan Umum Wilayah Cibadak.

Dari informasi yang didapat, pekerjaan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga di biayai oleh APBD Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dengan nilai kontrak Rp. 93.232.698.37 (Sembilan puluh tiga juga dua juta tiga ratus tiga puluh dua ribu enam ratus sembilan delapan koma tiga puluh tujuh). No Paket, ABT 39.

“Ini kekuatannya tidak sampai dua bulan sudah hancur lagi, apalagi di musim hujan gini, dilihat dari ketebalannya saja sepertinya tipis sekali,” ucap RB (30) Salahsatu pengguna jalan.

Ucapan senada dari DR (33) warga sekitar mengatakan, Kalau untuk pengaspalan hanya ditambal dan kualitasnya asal-asalan sayang anggarannya itu kan uang masyarakat,” Ungkapnya

Lebih lanjut, Bisa di cek kualtitasnya, coba gosok-gosok pake sepatu juga amburadul, apalagi saat dilintasi mobil besar yang tonasenya tinggi,” Lanjut DR (33)

Iya pun berharap kepada pemerintah untuk lebih serius mengawasi pekerjaan tersebut, dan meminta untuk di perbaiki lagi

” Kami sebagai pengguna jalan sangan berharap kepada pemerintah untuk bisa turun langsung ke lokasi cek pekerjaannya dan perbaiki kembali.” Pungkas DR (33).

Redaktur : Wahidin