Indramayu, Lingkarjabat – Minggu pagi di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, terasa berbeda. Dari halaman Balai Desa, warga mulai berkumpul. Anak-anak berlarian, para orang tua bersiap mengikutii jalan sehat, sementara para pemuda sibuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Bukan sekadar berjalan kaki, pagi itu menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul, berolahraga, sekaligus merayakan semangat kemerdekaan. Jalan sehat yang digelar para pemuda Desa Rambatan Wetan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (24/8/2026).
Suasana semakin semarak ketika Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin melepas peserta jalan sehat. Kehadirannya turut menambah semangat warga yang sejak pagi memadati lokasi kegiatan.
Di tengah kemeriahan tersebut, terdapat satu momen yang memiliki makna tersendiri. Secara simbolis, Kuwu Rambatan Wetan, Tarjuki, menyerahkan pataka kepada perwakilan pemuda Desa Rambatan Wetan. Penyerahan pataka itu bukan sekadar seremoni, melainkan mengandung pesan tentang amanah dan peran generasi muda untuk ikut mengambil bagian dalam kemajuan desa.
Dalam sambutannya, Syaefudin mengatakan, generasi muda harus menjadi bagian penting dalam pembangunan—bukan hanya sebagai peserta kegiatan, melainkan juga sebagai penggerak berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendukung program dan kegiatan yang ada di Rambatan Wetan. Kami dukung penuh pemuda-pemudi agar mampu berdampingan dan menjadi garda depan pemerintahan,” ujarnya.
Ia juga mengajak pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga untuk menjaga kekompakan serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam setiap pembangunan desa.
Syaefudin menjelaskan bahwa membangun desa tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian yang tidak kalah penting. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik.
Kemeriahan pagi itu semakin lengkap dengan pembagian kupon berhadiah. Mesin cuci, sepeda listrik, kulkas, televisi, hingga berbagai peralatan rumah tangga lainnya menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta.
Kuwu Rambatan Wetan Tarjuki mengatakan, keberadaan generasi muda diharapkan dapat semakin menghidupkan berbagai kegiatan positif di desa.
“Kegiatan Agustusan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan meneruskan semangat perjuangan mereka dalam kehidupan kita sekarang,” ungkapnya.
Sebab, kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan. Di tingkat desa, kemerdekaan juga dapat dimaknai dengan bergotong royong, menjaga lingkungan, memperkuat persaudaraan, serta memberi ruang kepada pemuda untuk ikut menentukan masa depan desanya dan menjadi bagian dari langkah bersama mewujudkan Indramayu REANG (bang Toy)






