BANJAR, LingkarJabar – Apache FC (Kota Banjar) berhasil keluar sebagai juara dalam turnamen Silaturahmi CUP U-40 setelah menaklukkan Asoka FC (Tasikmalaya) dengan skor tipis 1-0, pada partai final yang berlangsung sengit di Lapangan Randegan, Desa Raharja, Kota Banjar, Minggu (29/3/2026).
Sejak awal laga, kedua tim tampil dengan permainan terbuka. Asoka FC sempat memberikan tekanan melalui serangan cepat, namun solidnya lini pertahanan Apache FC mampu meredam setiap peluang yang tercipta. Dengan pengalaman para pemainnya, Apache FC perlahan mengambil alih kendali permainan hingga akhirnya memastikan kemenangan di laga puncak tersebut.
Kemenangan ini menjadi puncak dari performa impresif Apache FC sepanjang turnamen. Bermain konsisten sejak babak penyisihan, tim tuan rumah menunjukkan kekompakan dan strategi yang matang, sehingga mampu melangkah hingga partai final dan keluar sebagai juara.
Tak hanya meraih gelar juara, Apache FC juga mendominasi penghargaan individu. Cepi, pemain Apache FC, dinobatkan sebagai best player berkat kontribusi besar dan penampilan gemilangnya sepanjang turnamen.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa dipercaya menjadi best player. Ini bukan soal individu, tapi hasil kerja keras tim. Tanpa kekompakan dan dukungan dari rekan-rekan, saya tidak akan bisa meraih penghargaan ini. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjaga dan sepak bola tetap jadi ajang kebersamaan,” ujar Cepi.
Sementara itu, penghargaan best goalkeeper diraih oleh Roni, yang tampil kokoh di bawah mistar gawang. Sepanjang turnamen, ia kerap melakukan penyelamatan penting yang menjaga peluang timnya tetap terbuka hingga akhirnya keluar sebagai juara.
“Alhamdulillah, ini jadi kebanggaan buat saya pribadi. Tapi yang paling utama, ini hasil kerja sama tim yang luar biasa. Teman-teman di lini belakang sangat membantu, sehingga saya bisa tampil maksimal. Semoga ke depan kami bisa terus mempertahankan kekompakan dan prestasi ini,” ujar Roni.
Turnamen Silaturahmi CUP U-40 yang digelar selama dua hari, 28–29 Maret 2026, diikuti oleh delapan tim dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antar pemain sepak bola usia di atas 40 tahun.
Atmosfer kebersamaan terasa kuat sepanjang turnamen. Para pemain yang sebagian besar merupakan legenda di daerahnya masing-masing, memanfaatkan momen ini untuk kembali berkumpul, berbagi cerita, dan menjalin hubungan yang lebih erat, khususnya pasca perayaan Idulfitri.
Keberhasilan Apache FC tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim, tetapi juga masyarakat Kota Banjar. Turnamen ini diharapkan dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah memperkuat persaudaraan melalui olahraga, sekaligus menjaga semangat sportivitas di kalangan pemain senior. (Johan Wijaya)






