CIREBON, LingkarJabar – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Cirebon mengakibatkan genangan air di sejumlah titik, salah satunya di Kecamatan Mundu. Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Brimob Polda Jawa Barat bergerak cepat dengan menerjunkan personel guna melakukan penanganan langsung di lapangan demi memastikan keselamatan masyarakat.
Sebanyak satu regu Tim SAR dari Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar dikerahkan untuk menyisir wilayah terdampak, khususnya di kawasan hukum Polresta Cirebon. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin oleh Ipda Iffin Jauharifin dengan fokus utama pada pengamanan warga di tengah cuaca ekstrem.
Penanganan awal dimulai sekitar pukul 17.50 WIB. Tim SAR tiba di perempatan Jalan Angkasa Raya, Kabupaten Cirebon, yang mengalami genangan air hingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas. Personel Brimob segera melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kemacetan. Upaya tersebut berhasil melancarkan arus kendaraan dan mendapat apresiasi dari masyarakat serta pengguna jalan.
Setelah kondisi lalu lintas terkendali, tim melanjutkan patroli ke kawasan permukiman warga. Sekitar pukul 18.40 WIB, personel bergerak menuju Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, yang menjadi salah satu wilayah terdampak cukup signifikan. Patroli SAR dilakukan secara intensif untuk memastikan kondisi rumah warga tetap aman. Hasil pemantauan menunjukkan situasi berjalan kondusif dan tidak ditemukan adanya korban jiwa.
Rangkaian kegiatan kemanusiaan tersebut berakhir pada pukul 20.00 WIB. Seluruh personel kembali ke Mako Talun untuk melaksanakan apel konsolidasi serta pengecekan personel dan peralatan sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak lanjutan.
Dansat Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Donyar Kusumadji menegaskan pengerahan pasukan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat saat kondisi darurat.
“Satbrimob Polda Jabar selalu siap hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana alam. Patroli SAR ini merupakan wujud tanggung jawab kami untuk memastikan keselamatan warga dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya seperti yang dikutip dari laman TBnews Polda Jabar, Selasa 06 Januari 2026.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan evakuasi atau pertolongan darurat. (*)






