Berita  

Polres Pangandaran Gelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

Polres Pangandaran Gelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem. Foto: doc. Polrespangandaran

PANGANDARAN, LingkarJabar  – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Polres Pangandaran menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Tanggap Bencana Tahun 2025 di Lapangan Emerson Grand Pangandaran, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, sebagai bentuk kesiapan personel dan instansi terkait menghadapi perubahan cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Apel siaga tersebut diikuti berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Wakil Bupati Pangandaran H. Ino Darsono, Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf. Ibnu Muntaha, dan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, Turut hadir pula perwakilan dari TNI, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Kemenag, organisasi masyarakat, komunitas relawan, serta Saka Bhayangkara binaan Polres Pangandaran.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Andri Kurniawan menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi pada musim penghujan.

“Apel ini menjadi momentum untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan sarana pendukung. Kita harus mampu bergerak cepat, terpadu, dan tepat saat terjadi bencana. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan tanggap darurat dan mitigasi,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan data dari BMKG, yang mencatat bahwa sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026. Menyikapi hal tersebut, Polres Pangandaran mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi di lapangan.

“Kami berharap sinergi antara BNPB, TNI, Basarnas, BMKG, serta masyarakat dapat terus ditingkatkan dalam mewujudkan kesiapsiagaan bersama menghadapi bencana,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andri menekankan sejumlah langkah strategis yang harus menjadi pedoman bagi seluruh jajaran, mulai dari deteksi dini wilayah rawan bencana, penyuluhan dan sosialisasi imbauan kamtibmas, pengecekan sarana evakuasi, simulasi tanggap darurat, hingga penerapan profesionalisme dan empati dalam setiap tindakan di lapangan.

Rangkaian kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan khidmat. Acara diawali dengan penghormatan pasukan, pemeriksaan kesiapan, dan pembacaan amanat pimpinan apel, serta ditutup dengan doa bersama.

Melalui kegiatan ini, Polres Pangandaran menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama masyarakat dalam upaya pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan pascabencana di wilayah hukum Kabupaten Pangandaran. (Agus Giantoro)