Berita  

Produk UMKM Banjar Tembus Alfamart, Bukti Kualitas Lokal Tak Kalah Nasional

Produk UMKM Banjar Tembus Alfamart, Bukti Kualitas Lokal Tak Kalah Nasional. Foto: Johan Wijaya/LJ

BANJAR, LingkarJabar – Upaya memperluas pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjar terus digencarkan. Sebanyak sembilan produk unggulan UMKM resmi diluncurkan dan mulai dipasarkan di jaringan ritel modern.

Kegiatan launching ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pelaku usaha lokal dan jaringan ritel nasional. Kehadiran produk UMKM Banjar di etalase Alfamart tidak hanya menandai pencapaian baru dalam promosi produk lokal, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Kini, produk-produk kebanggaan Banjar telah terpajang di rak khusus UMKM di 20 gerai Alfamart yang tersebar di seluruh kota.

Keberhasilan ini bukanlah hal instan, melainkan hasil dari kurasi ketat yang dilakukan pihak ritel terhadap kualitas, kemasan, serta kelayakan pasar dari setiap produk.

Deputi Branch Manager Alfamart Cilacap, Arief Priyadi, mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaku UMKM Banjar yang dinilai telah memenuhi standar kualitas produk modern.

“UMKM Banjar menunjukkan semangat luar biasa. Produk mereka tak kalah bersaing dengan merek besar. Ini bukti nyata bahwa potensi ekonomi lokal sangat menjanjikan,” tutur Arief, Kamis (16/10/2025).

Lebih dari sekadar memajang produk, Alfamart juga memberikan dukungan dalam promosi dan strategi pemasaran agar produk-produk lokal semakin dikenal luas.“Kami ingin membantu pelaku UMKM agar bisa naik kelas dan semakin mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjar, Sudarsono, menilai kemitraan ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan pelaku UMKM menjadi kunci tumbuhnya ekonomi yang berkeadila.

“Kerja sama ini membuka peluang besar bagi UMKM Banjar untuk berkembang. Kami ingin Alfamart menjadi mitra dalam peningkatan mutu dan pengelolaan usaha, bukan sekadar tempat jualan,” kata Sudarsono.

Ia berharap kesuksesan sembilan UMKM perintis ini menjadi pemicu semangat baru bagi pelaku usaha lain untuk terus berinovasi. Pemerintah Kota Banjar optimistis, dengan terbukanya akses pasar modern, akan lahir lebih banyak wirausahawan tangguh yang mampu bersaing di level nasional.

“Ini langkah maju yang memberi harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Banjar,” pungkasnya.

Dengan masuknya produk UMKM ke jaringan ritel modern, diharapkan akan semakin meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan daya saing produk lokal, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain di Kota Banjar untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya.

Penulis: Johan WijayaEditor: Dry