BANJAR. LingkarJabar – Pemerintah Kota Banjar kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik sebanyak 36 pejabat struktural dalam sebuah upacara resmi yang berlangsung khidmat di Aula Setda Somaha Bagja Dibuana, Senin 07 Juli 2025. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjar, Sudarsono, dan dihadiri jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sudarsono menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelantikan ini merupakan kebutuhan organisasi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Saya minta kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas baru, bekerja profesional, dan senantiasa berinovasi demi pelayanan publik yang prima,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas, akuntabilitas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Menurutnya, keberhasilan sebuah pemerintahan terletak pada kesungguhan para aparatur dalam menjalankan amanah.
“Ingat, kita adalah pelayan masyarakat. Kita bekerja bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kemajuan Kota Banjar dan kesejahteraan rakyatnya. Mari kita wujudkan visi dan misi bersama menuju Banjar yang lebih baik,” tegasnya.
Pelantikan kali ini mencakup pejabat eselon III dan IV yang ditempatkan di berbagai dinas, badan, dan bagian di lingkungan Pemkot Banjar. Prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan berlangsung secara tertib dan penuh khidmat.
Salah satu pejabat yang dilantik, Dedi Suardi, menyampaikan rasa syukurnya usai dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.
“Ini amanah yang besar. Saya akan menjaga kepercayaan ini dengan bekerja keras dan menjunjung tinggi integritas. Kami siap memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan dan kebudayaan di Kota Banjar,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjar, Asep Tatang Iskandar, turut memberikan keterangan terkait keberadaan pegawai Non-ASN dan Non-PPPK. Saat ini, pihaknya belum memiliki data valid mengenai jumlah pasti pegawai honorer yang masih aktif bekerja di lingkungan Pemkot.
“Mayoritas tenaga honorer yang ada belum genap bekerja dua tahun. Kami akan segera melakukan pendataan lebih lanjut berdasarkan database yang tersedia,” kata Asep.
Dengan dilantiknya para pejabat baru ini, diharapkan kinerja pemerintahan Kota Banjar semakin solid, adaptif, dan responsif dalam menghadapi tantangan pembangunan serta kebutuhan masyarakat di masa mendatang. (Joe)






