Berita  

Pertengahan Ramadhan Harga Kelapa Parut Melonjak Pedagang dan Konsumen kewalahan

BOGOR,LingkarJabar – Hari ke 14 Ramadan 1446 H harga kelapa parut di pasar dan warung sekitar Kecamatan Cigombong mengalami kenaikan signifikan.

Dalam sepekan terakhir, harga kelapa melonjak dari Rp 8.000–Rp 10.000 menjadi Rp 12.000–Rp 15.000 per butir.
,bahkan ada sebagian warung menjual sampai di harga 17rb per butir

Sebut saja amang (sapaan akrab), salah satu pedagang kelapa di pasar Cigombong, kenaikan harga ini dipicu oleh permintaan tinggi masyarakat, terutama untuk kebutuhan santan, sementara stok kelapa menurun.

“Permintaan santan kelapa cukup banyak sejak awal ramadhan Kami kewalahan memenuhi permintaan konsumen, apalagi harga kelapa sekarang ini naik,” ungkap nya,Jum,at (14/03/2025)

Kenaikan harga ini tak lepas dari tradisi. yang sedang berlangsung. Masyarakat menggunakan santan untuk membuat berbagai olahan makanan, termasuk kue dan hidangan khas lainnya.

“Saat ini kami rata-rata menghabiskan 15 – 50 butir kelapa per hari. Sebagian besar dipesan untuk olahan makanan,” tambahnya.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pedagang menjelang Idul Fitri.

“Mudah-mudahan harga dan stok kelapa kembali normal agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” harapnya

Kenaikan harga ini memiliki potensi berlanjut,  kondisi harga kelapa yang melonjak menjadi perhatian masyarakat.

Para pelaku usaha, terutama pedagang kecil dan UMKM, merasakan dampaknya.

Banyak yang berharap situasi segera stabil agar tidak berpengaruh terhadap harga bahan makanan lainnya. (nurma)