Berita  

Warga Soroti Parkir dan Pelayanan RS Mitra Idaman, Ormas Gibas Datangi DPRD Banjar

Warga Soroti Parkir dan Pelayanan RS Mitra Idaman, Ormas Gibas Datangi DPRD Banjar. Foto: Johan Wijaya/LJ

BANJAR, LingkarJabar – Sekelompok warga yang tergabung dalam Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) mendatangi Gedung DPRD Kota Banjar, Rabu 17 September 2025. Kedatangan mereka menuntut klarifikasi atas sejumlah keluhan masyarakat terkait parkir dan pelayanan di RS Mitra Idaman.

Ketua Gibas Resort Banjar, Gintara Ginting, mengatakan persoalan parkir yang semrawut telah lama meresahkan warga. Tidak tersedianya lahan parkir memadai membuat jalan di sekitar rumah sakit, yang seharusnya bebas dari kendaraan, justru dipenuhi mobil dan motor pengunjung. Kondisi ini semakin parah pada jam masuk dan pulang sekolah.

“Aktivitas terganggu apalagi pas jam masuk dan keluar sekolah. Pengguna jalan kan bukan hanya keluarga pasien, tapi juga masyarakat umum. Mereka jelas terganggu dengan kondisi seperti itu,” tegas Gintara.

Selain parkir, Gibas juga menyoroti pelayanan rumah sakit. Mereka meminta agar tidak ada paradigma bahwa masyarakat miskin tidak bisa mengakses layanan kesehatan. Menurut Gintara, sejumlah laporan menyebut adanya dugaan penolakan pasien karena kendala biaya.

“Ini rumah sakit rujukan, tapi fasilitas pendukung seperti parkir tidak dipikirkan. Bahkan pasien dan keluarganya harus memarkir kendaraan sembarangan. Jangan sampai masyarakat kurang mampu selalu jadi korban terkait biaya pelayanan,” ujarnya.

Dalam audiensi, pihak RS Mitra Idaman berjanji akan melakukan perbaikan sistem pelayanan secara menyeluruh. Gibas menegaskan akan terus melakukan pemantauan.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar, Asep Sutarno, menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada rekomendasi terkait pengelolaan parkir. Lahan parkir sempat disewa dari warga, namun kontraknya diputus sepihak.

Akibatnya, pengunjung terpaksa memarkir kendaraan di bahu jalan meski sudah ada rambu larangan parkir.“Kami akan menata kembali perparkiran dan meminta pihak RS Mitra Idaman menyediakan lahan parkir agar tidak lagi mengganggu pengguna jalan lain,” ucap Asep.

Sementara itu, pihak DPRD Kota Banjar berjanji akan menindaklanjuti aspirasi warga dan akanberkordinasi dengan pihak RS Mitra Idaman dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan.