PANGANDARAN, LingkarJabar — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran sejak Minggu 12 Oktober hingga Senin 13 Oktober dini hari menyebabkan debit air sungai di sejumlah kecamatan meningkat tajam. Akibatnya, banjir melanda wilayah Kecamatan Cijulang, Parigi, dan Kecamatan Cimerak.
Luapan air sungai membuat ratusan rumah warga serta akses jalan utama di tiga kecamatan tersebut terendam banjir. Arus lalu lintas di Jalan Raya Pangandaran, khususnya di jalur penghubung Cijulang–Cimerak, mengalami kemacetan panjang karena sebagian ruas jalan tergenang air setinggi 20 sentimeter hingga 50 sentimeter.
Di Kecamatan Cijulang, genangan air di kawasan Jalan Raya Kalangsari tepatnya di wilayah Desa Kondang Jajar hingga membuat antrean kendaraan mengular. Warga setempat tampak bergotong-royong membantu mengatur lalu lintas agar kendaraan bisa melintas secara bergantian.
Sementara itu, di Desa Cipaganti, Kecamatan Cimerak, sejumlah warga harus dievakuasi ke dataran yang lebih tinggi. Langkah tersebut diambil karena air terus meningkat dan mulai memasuki rumah-rumah warga.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, membenarkan bahwa banjir kali ini melanda tiga wilayah sekaligus.
“Banjir terjadi di Kecamatan Parigi, Cijulang, dan Cimerak. Untuk warga yang terdampak di Cimerak, sementara waktu kami evakuasi ke lokasi yang lebih aman,” ujarnya kepada lingkarjabar.com saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Cijulang, Senin 13 Oktober 2025 pagi.
Namun, Citra mengaku pihaknya masih menunggu data resmi dari instansi terkait mengenai jumlah pasti warga yang terdampak maupun yang telah dievakuasi.
“Pemerintah daerah saat ini terus memantau kondisi di lapangan bersama tim BPBD, TNI, dan Polri,” terangnya.
Citra Pitriyami, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
“Kami mengimbau seluruh warga agar tetap siaga. Jangan panik, tetapi segera mengungsi jika air kembali naik,” pesan Citra.
Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi sejumlah titik di wilayah Pangandaran. Petugas bersama warga masih berupaya mengatur arus lalu lintas dan membantu proses evakuasi di lokasi yang terdampak parah.
Cuaca di Kabupaten Pangandaran pada Selasa pagi masih tampak mendung, dengan potensi hujan susulan yang bisa memperburuk kondisi banjir.






