Berita  

Banjir Rendam Permukiman di Kota Banjar, Aktivitas Warga Lumpuh

BANJAR, LingkarJabar – Hujan deras yang mengguyur Kota Banjar sejak Rabu 13 hingga Kamis 14 Agustus 2025 pagi memicu banjir di sejumlah wilayah permukiman. Debit air yang terus meninggi membuat warga harus berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga dari terjangan air.

Di Lingkungan Parunglesang, Kelurahan Banjar, air bercampur lumpur merangsek cepat ke rumah-rumah warga. Kepanikan pun tak terhindarkan. Suara langkah tergesa-gesa dan teriakan memanggil keluarga terdengar di tengah derasnya hujan.

“Air naik cepat sekali, cuma beberapa menit sudah setinggi lutut,” ujar Wawan Setiawan, warga setempat, sambil mengangkat perabot ke tempat yang lebih tinggi. Sedikitnya 10 rumah di kawasan ini terendam banjir.

Kondisi serupa juga terjadi di Dusun Ciaren, Desa Balokang, di mana banjir menggenangi jalan utama yang menjadi jalur vital warga. Lalu lintas terhenti, warga terpaksa berjalan kaki sambil menenteng alas kaki, dan sejumlah anak sekolah terpaksa menunggu di tepi jalan.

“Jalan tergenang cukup dalam, motor nggak bisa lewat. Aktivitas warga jadi lumpuh,” keluh Dede Eli, salah satu warga.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Asep Setiadi, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem.

“Kami terus memantau kondisi dan menyiapkan langkah antisipasi. Warga diimbau segera melapor jika situasi memburuk,” tegasnya saat memimpin koordinasi penanggulangan bencana.

Hingga malam hari, tim BPBD bersama relawan masih bergerak di lapangan untuk memantau titik-titik banjir dan membantu evakuasi warga terdampak. Rintik hujan yang masih mengguyur kota meninggalkan kekhawatiran akan potensi banjir susulan. (Joe)