PANGANDARAN, LingkarJabar – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran sejak kemarin hingga malam ini, Kamis 22 Mei 2025 memicu terjadinya banjir bandang di Desa Sidamulih, Kecamatan Sidamulih. Banjir yang datang secara tiba-tiba membuat warga Dusun Cibeureum panik, banjir bandang juga merusak dua warung milik warga, serta merendam fasilitas umum seperti sekolah.
Peristiwa ini terjadi akibat luapan Sungai Cibeureum yang tidak mampu menampung debit air kiriman dari hulu. Ketinggian air di dalam rumah warga bahkan mencapai hingga 80 sentimeter, memaksa warga mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.
“Saya kaget sekali, air tiba-tiba masuk rumah dengan deras. Kami langsung selamatkan barang-barang seadanya,” ujar Asep Kusnendar, warga setempat.
Petugas gabungan dari TNI Kodim 0625, Polres Pangandaran, serta BPBD turun langsung ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih terus mengguyur wilayah Pangandaran, terutama di kawasan hulu sungai. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas terkait potensi banjir susulan. (Ntang)






